Panduan Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban: Ini Niat, Doa, dan Keutamaannya

Panduan Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban: Ini Niat, Doa, dan Keutamaannya

Anindya Milagsita - detikJateng
Senin, 02 Feb 2026 17:30 WIB
Ilustrasi orang sedang sujud saat sholat
Ilustrasi sholat tasbih malam Nisfu Syaban. (Foto: Freepik/freepik)
Solo -

Malam Nisfu Syaban bisa diisi oleh kaum muslim dengan mengerjakan sholat sunnah Tasbih. Sebagai acuan dalam mengamalkannya, berikut panduan sholat Tasbih lengkap.

Apa itu sholat Tasbih? Seperti namanya, ibadah sholat sunnah ini akan lebih banyak diisi dengan membaca tasbih kepada Allah SWT. Menukil dari buku '71 Doa Harian: Disertai Doa-doa Ibadah Lengkap' oleh KHM Yusuf Chudlori, malam Nisfu Syaban bisa diisi dengan melakukan sholat tasbih.

Sholat tasbih di malam Nisfu Syaban umumnya dilakukan dalam jumlah empat rakaat dengan cara dua rakaat satu kali salam sebanyak dua kali. Adapun tata cara pengerjaannya serupa dengan sholat sunnah pada umumnya. Namun, ada bacaan surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca saat mengerjakan sholat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan pendek yang dimaksud adalah Surat Al-Kafirun di rakaat pertama dan Surat Al-Ikhlas di rakaat selanjutnya. Selain itu, tidak ada hal yang berbeda pada pengerjaan sholat Tasbih. Termasuk di malam Nisfu Syaban. Untuk mengetahui secara lebih lanjut, berikut panduan mengerjakan sholat Tasbih di malam Nisfu Syaban.

Poin Utamanya:

ADVERTISEMENT
  • Sholat Tasbih malam Nisfu Syaban diawali dengan niat sholat sunnah dua rakaat karena Allah SWT dan dapat dikerjakan sebanyak empat rakaat dengan dua rakaat satu salam.
  • Tata cara Sholat Tasbih memiliki kekhususan pada bacaan tasbih yang dibaca di beberapa posisi sholat seperti sebelum rukuk, rukuk, i'tidal, sujud, hingga duduk di antara dua sujud, dengan jumlah total 75 kali tasbih setiap rakaat.
  • Malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan besar sebagai malam ampunan, sehingga Sholat Tasbih dianjurkan diiringi dengan memperbanyak dzikir dan doa setelah sholat, sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Niat Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban

Sebelum mengamalkannya, awali dulu dengan membaca niatnya. Dengan membaca niat sebelum mengerjakannya, diharapkan dapat menyempurnakan ibadah yang dikerjakan.

Sholat Tasbih bisa diniatkan dengan mengerjakan sholat dua rakaat dalam satu kali salam. Mengutip dari buku 'Risalah Tuntunan Shalat Lengkap' karya Drs Moh Rifa'i, berikut bacaan niat sholat sunnah Tasbih, yang salah satunya bisa dikerjakan di malam Nisfu Syaban:

أصَلَّى سُنَّةَ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ

Ushalli sunnatan rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allahu akbar.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah dua rakaat karena Allah. Allah Mahabesar."

Cara Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sholat Tasbih malam Nisfu Syaban bisa dikerjakan dengan jumlah empat rakaat dengan cara dua rakaat satu kali salam. Tidak hanya dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas dan Al-Kafirun, pada saat-saat tertentu dalam pengerjaan sholat sunnah ini juga perlu diisi dengan bacaan tasbih.

Menurut buku 'Risalah Shalat Sunnah' tulisan Syamsul Rijal Hamid, bacaan tasbih diamalkan pada saat sebelum rukuk, saat ruku, i'tidal, sujud, setelah duduk di antara dua sujud, usai sujud kedua, dan selesai membaca doa sujud kedua. Untuk memberikan gambaran, berikut tata caranya:

  1. Membaca niat terlebih dahulu.
  2. Setelah membaca surat pendek, sebelum rukuk bacalah tasbih sebanyak 15 kali.
  3. Saat rukuk dan membaca doanya, lanjutkan dengan bacaan tasbih sebanyak 10 kali.
  4. Ketika i'tidal dan membaca doanya, kembali membaca tasbih sebanyak 10 kali.
  5. Saat sujud dan membaca doanya, lanjutkan dengan bacaan tasbih sebanyak 10 kali.
  6. Selesai duduk di antara dua sujud dan membaca doanya, baca lagi tasbih 10 kali.
  7. Usai sujud kedua di rakaat pertama, duduk sebentar untuk membaca tasbih 10 kali.
  8. Setelah membaca doa di sujud kedua, lanjutkan dengan bacaan tasbih 10 kali.

Doa Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban

Selama pengerjaan sholat Tasbih, dianjurkan memperbanyak bacaan tasbih. Bacaan tasbih yang dimaksud bisa versi pendek atau panjang. Salah satunya, masih dinukil dari buku 'Risalah Shalat Sunnah', berikut bacaan tasbih tersebut:

Subhanallaah wal hamdulillaah walaa ilaaha illallaahu wal-laahu akbar.

"Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar."

Setelah mengerjakan sholat Tasbih di malam Nisfu Syaban, hendaknya muslim mengakhirinya dengan berdoa kepada Allah SWT. Ada berbagai redaksi doa yang bisa dijadikan sebagai acuan.

Salah satunya seperti yang dijelaskan dalam laman NU, ada bacaan tasbih yang dibaca setelah sholat Tasbih. Bacaan tasbih ini bisa diamalkan sebanyak 300 kali. Berikut bacaan tasbih yang dimaksud:

اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَك

اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ مَخَافَةً تَحْجِزُنِيْ عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى أَعْمَلَ بِطَاعَتِكَ عَمَلًا أَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّى أُنَاصِحَكَ بِالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ حَتَّى أَخْلُصَ لَكَ النَّصِيحَةَ حَيَاءً مِنْكَ وَحَتَّى أَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَحَتَّى أَكُوْنَ أُحْسِنَ الظَنَّ بِكَ، سُبْحَانَ خَالِقِ النُّورِ. ا هـ وَفِي رِوَايَةٍ خَالِقِ النَّارِ

Allâhumma innî as'aluka taufîqa ahlil hudâ, wa a'mâla ahlil yaqîn, wa munâshahata ahlit taubah, wa 'azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa 'irfâna ahlil 'ilmi hattâ akhâfak.

Allâhumma innî as'aluka makhâfatan tahjizunî 'an ma'âshîka hattâ a'mala bi thâ'atika 'amalan astahiqqu bihî ridhâka wa hattâ unâshihaka bit taubah, khaufan minka hattâ akhlusha lakan nashîhata hayâ'an minka wa hattâ atawakkala 'alaika fil 'umûri kullihâ wa hattâ akûna 'uhsinuz zhanna bika, subhâna khâliqin nûr (lain riwayat khâliqin nâr).

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara', dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada ridha-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Mahasuci Engkau Pencipta cahaya (lain riwayat, Pencipta api)."

Keutamaan Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban

Lantas, apa saja keutamaan mengerjakan sholat Tasbih di malam Nisfu Syaban? Di dalam riwayat hadits, malam Nisfu Syaban dikenal sebagai malam yang penuh keutamaan. Sebab, Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-Nya di malam tersebut.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku 'Hujjah Ilmiah: Amalan di Bulan Sya'ban' tulisan Buya Yahya, terdapat hadits dari Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam Ibnu Hibban yang berkata:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَخَرَجْتُ
فَإِذَا هُوَ بِالْبَقِيعِ فَقَالَ أَكُنْتِ تَخَافِينَ أَنْ يَحِيفَ اللَّهُ عَلَيْكِ وَرَسُولُهُ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي ظَنَنْتُ أَنَّكَ أَتَيْتَ بَعْضَ نِسَائِكَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَنْزِلُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَغْفِرُ لِأَكْثَرَ مِنْ عَدَدِ شَعْرِ غَنَمِ كِلَبٍ

"Dari Sayyidah Aisyah r.a. beliau berkata: 'Aku kehilangan Rasulullah SAW pada suatu malam. Kemudian aku keluar dan aku menemukan beliau di pemakaman Baqi' Al-Gharqad' maka beliau bersabda, 'Apakah engkau khawatir Allah dan Rasul-Nya akan menyia-nyiakanmu?' Kemudian aku berkata: 'Tidak wahai Rasulullah SAW, sungguh aku telah mengira engkau telah mendatangi sebagian isteri-isterimu.' Kemudian Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya Allah menyeru hamba-Nya di malam Nisfu Syaban kemudian mengampuninya dengan pengampunan yang lebih banyak dari bilangan bulu domba Bani Kilab (maksudnya pengampunan yang sangat banyak'." (HR. Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, imam Ahmad bin Hanbal dan Imam Ibnu Hibban, beliau berkata hadits ini shahih)

Lebih lanjut, terdapat sebuah riwayat hadits yang menerangkan tentang anjuran mengerjakan sholat sunnah Tasbih. Di dalam buku 'Risalah Shalat Sunnah', diriwayatkan dalam sebuah hadits yang menerangkan tentang sholat Tasbih:

"Apabila engkau mampu melakukannya setiap hari, lakukanlah. Apabila tidak, lakukanlah setiap seminggu sekali. Jika tidak, lakukanlah setiap bulan sekali. Kalau tidak, lakukanlah setiap setahun sekali. Apabila tidak (dapat melakukannya setiap tahun sekali), maka lakukanlah seumur hidup sekali." (HR. Abu Dawud)

Demikianlah bacaan niat sholat Tasbih malam Nisfu Syaban beserta cara, doa, dan keutamaannya. Semoga membantu!

FAQ tentang Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban

Apakah shalat Tasbih boleh dikerjakan pada malam Nisfu Syaban?

Sholat Tasbih boleh dikerjakan pada malam Nisfu Syaban karena termasuk sholat sunnah yang dapat diamalkan kapan saja, terutama di malam-malam yang memiliki keutamaan. Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai malam penuh ampunan, sehingga mengerjakan shalat Tasbih pada waktu ini dinilai sebagai amalan yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berapa rakaat dan bagaimana tata cara sholat Tasbih malam Nisfu Syaban?

Sholat Tasbih malam Nisfu Syaban umumnya dikerjakan empat rakaat dengan dua kali salam (dua rakaat satu salam). Dalam setiap rakaat, bacaan tasbih dibaca pada beberapa, seperti sebelum rukuk, saat rukuk, i'tidal, sujud, dan posisi di antara dua sujud, sehingga total bacaan tasbih mencapai jumlah tertentu sesuai tuntunan.

Bacaan tasbih apa yang dibaca dalam sholat Tasbih?

Bacaan tasbih dalam sholat Tasbih adalah "Subhanallaah wal hamdulillaah walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar." Bacaan ini diamalkan berulang kali pada setiap gerakan sholat, seperti sebelum rukuk, saat rukuk, i'tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud. Pengulangan bacaan tasbih ini menjadi ciri khas sholat Tasbih dan bertujuan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT.




(anm/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads