Siswi SMA Hanyut di Sungai Karangmalang Semarang Ditemukan Tewas

Siswi SMA Hanyut di Sungai Karangmalang Semarang Ditemukan Tewas

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 11 Feb 2026 09:59 WIB
Sungai Karangmalang, Mijen, Kota Semarang, yang diduga sebagai lokasi korban FMN (16) hanyut. Foto diambil pada Rabu (11/2/2026) pagi.
Sungai Karangmalang, Mijen, Kota Semarang, yang diduga sebagai lokasi korban FMN (16) hanyut. Foto diambil pada Rabu (11/2/2026) pagi. Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Semarang -

Seorang siswi SMA berinisial FMN (16) hanyut di Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada Selasa (11/2) kemarin. Jenazah korban ditemukan pagi tadi di Sungai Cepoko, Kecamatan Mijen.

"Ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh (relawan) Banser yang sedang menyisir," kata Kapolsek Mijen, Kompol Sutowo, saat ditemui detikJateng di rumah duka, Rabu (11/2/2026).

Sutowo mengatakan korban merupakan siswi kelas 10 di salah satu SMA di Kota Semarang. Korban merupakan warga Dusun Gares, Desa Kliris, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, peristiwa ini mulanya diketahui saat keluarganya merasa curiga karena korban tidak kunjung pulang ke rumah hingga malam hari. Pihak keluarga kemudian memeriksa CCTV di sekitar sungai.

"Sudah malam kok nggak pulang-pulang, dicari di sekolah, di rumah mbahnya, kok ndak ada. akhirnya minta buka CCTV (di Pos Kamling RT 2 RW 2 Karangmalang, lokasinya sebelum Sungai Karangmalang)," ujar Sutowo.

ADVERTISEMENT

Dari rekaman CCTV, sekitar pukul 18.40 WIB, korban terlihat sedang melintas mengendarai sepeda motor. Pihak keluarga mengenali korban dari mantel yang dikenakan.

"Sekitar jam 02.00 WIB keluarga buka CCTV. Sekitar jam 02.30 WIB, pihak keluarga mengenali (dari) mantelnya pink, 'oh ini putuku cucuku' kata mbahnya," ujar Sutowo.

Pantauan detikJateng di lokasi, Sungai Karangmalang titik awal korban hanyut hanya berjarak beberapa ratus meter dari rumah korban. Sutowo menduga korban hanyut saat perjalanan pulang sekolah.

"Arahnya (sepeda motor) dari titik CCTV ke rumah, dugaannya hanyut ke sungai saat pulang sekolah karena ada arus deras luapan air di jalan samping sungai," ucap Sutowo.

Evakuasi korban telah dilakukan oleh tim SAR gabungan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka.

"Sekitar pukul 07.30 WIB, TKP penemuan sudah klir. Jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," pungkas Sutowo.

Satu Siswi Lagi Belum Ditemukan

Sementara itu, hari ini Basarnas melanjutkan pencarian terhadap siswi SMPN 3 Boja berinisial NE yang hilang terseret arus sungai di Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, pada Selasa (10/2). Saat itu NE mengendarai motor. Adapun seorang temannya yang diboncengkan berhasil diselamatkan.

Hingga pagi ini NE belum ditemukan. Kasi Operasi Basarnas Semarang, Moel Wahyono, mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 06.30 WIB tadi. Adapun kemarin malam pencarian dilakukan hingga pukul 23.00 WIB.

"Untuk upaya pencarian dari kemarin kita dapat laporan setelah maghrib, sekitar jam 19.00 WIB terus kita lakukan upaya pencarian dengan tim SAR gabungan atau relawan lainnya hingga pukul 23.00 WIB semalam namun hasil masih nihil," kata Moel saat dihubungi detikJateng, Rabu (11/2/2026).




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads