Jalur Semarang-Purwodadi Putus Akibat Tanggul Jebol, Ini Rekayasa Lalinnya

Jalur Semarang-Purwodadi Putus Akibat Tanggul Jebol, Ini Rekayasa Lalinnya

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 16 Feb 2026 21:57 WIB
Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pengalihan arus akibat tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak jebol.
Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pengalihan arus akibat tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak jebol. Foto: Dok Satlantas Polres Demak
Demak -

Jalur Semarang-Purwodadi putus imbas dua titik tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak jebol. Sat Lantas Polres Grobogan melakukan rekayasa arus lalu lintas.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo mengatakan aliran air dari dua titik tanggul yang jebol tersebut mengalir sangat deras. Menurutnya, jika ada kendaraan yang nekat melintas maka bakal terseret arus.

"Airnya itu ke jalan arusnya sangat deras sekali. Apabila ada kendaraan mobil dan lain-lain itu melintas pasti terpelosok, terseret arus," kata Eko melalui sambungan telepon pada detikJateng, Senin (16/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena jalur itu tidak bisa dilalui, Sat Lantas Polres Grobogan menempatkan sejumlah personil di beberapa titik untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas baik dari arah Purwodadi maupun Semarang.

"Kita alihkan dengan sistem one way di mana dari arah timur menuju ke barat, kita alihkan melalui Jalan Godong, Pertigaan Bugel menuju ke Demak Dempet," ujar Eko.

ADVERTISEMENT

"Sedangkan dari arah barat, daerah Semarang yang melalui Tegowanu, Gubug, kita lalui ke jalur Jeketro, Karangrayung, Penawangan, Purwodadi," sambungnya.

Eko menyebut pihaknya sengaja menyiapkan jalan alternatif dengan skema one way karena pada titik tertentu ada jalur yang cukup sempir.

"Biar lancar kita buat one way. Karena jalur alternatif yang di jalur di Jeketro, Karangrayung itu itu sangat sempit sekali. Kalau ada truk dua aja bersimpangan sudah sudah berat itu, pasti berhenti," jelas Eko.

Eko menjelaskan pengalihan jalur ini akan berlaku hingga jalur utama bisa kembali dilalui dengan aman. Ia juga mengimbau kepada pengendara agar mematuhi arahan petugas.

"Karena adanya bencana terkait dengan tanggul Sungai Tuntang jebol kami harap untuk bersabar, utamakan keselamatan. Jadi silakan ikuti arahan dari petugas yang telah ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas," pungkasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads