Kapal Induknya Terbakar di Laut Merah, AS Klaim Tak Terkait Pertempuran

Internasional

Kapal Induknya Terbakar di Laut Merah, AS Klaim Tak Terkait Pertempuran

Novi Christiastuti - detikJateng
Jumat, 13 Mar 2026 10:27 WIB
The worlds largest aircraft carrier USS Gerald R. Ford steams alongside USNS Laramie (T-AO-203) during a fueling-at-sea in the eastern Mediterranean Sea, as a scheduled deployment in the U.S Naval Forces Europe area of operations, deployed by U.S. Sixth Fleet to defend U.S, allied, and partners interests, in this photo taken on October, 11, 2023 and released by U.S. Navy on October 14, 2023. U.S Naval Forces Central Command / U.S. 6th Fleet / Handout via REUTERS/File Photo Acquire Licensing Rights
Kapal induk AS USS Gerald R Ford. Foto: U.S Naval Forces Central Command/U.S. 6th Fleet/Handout via REUTERS/File Photo Acquire Licensing Rights
Solo -

Salah satu dari dua kapal induk AS yang ada di kawasan Timur Tengah, USS Gerald R Ford, terbakar di perairan Laut Merah. Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menegaskan kebakaran itu tidak terkait dengan pertempuran melawan Iran.

Dilansir detikNews, kapal induk terbesar di dunia itu terbakar pada Kamis (12/3) waktu setempat. Akibatnya, dua awaknya luka-luka.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir Al Arabiya dan Anadolu Agency, Jumat (13/3/2026), Komando Angkatan Laut Pusat AS (NAVCENT), atau Armada Kelima AS, mengumumkan USS Gerald R Ford mengalami kebakaran saat beroperasi di Laut Merah untuk mendukung operasi militer terhadap Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NAVCENT menegaskan kebakaran itu muncul di ruang laundry utama pada kapal induk tersebut, dan tidak ada kaitannya dengan pertempuran.

ADVERTISEMENT

"Pada 12 Maret, USS Gerald R Ford (CVN 78) mengalami kebakaran yang berasal dari ruang laundry utama kapal. Penyebab kebakaran tidak terkait dengan pertempuran, dan api telah dipadamkan," demikian pernyataan NAVCENT.

"Tidak ada kerusakan pada sistem penggerak kapal, dan kapal induk tetap beroperasi penuh," sambungnya.

NAVCENT menyebutkan dua pelaut AS mengalami luka-luka akibat kebakaran itu dan sedang mendapatkan perawatan medis untuk cedera yang tidak mengancam nyawa. Keduanya disebut dalam kondisi stabil.

Diketahui, kapal induk AS USS Gerald R Ford bersama kelompok tempurnya saat ini beroperasi di Laut Merah untuk mendukung Operation Epic Fury, yang melibatkan operasi gabungan AS dan Israel melawan Iran sejak 28 Februari lalu. Selain USS Gerald R Ford, AS juga mengerahkan USS Abraham Lincoln ke kawasan Timur Tengah.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads