Satu unit bus PO Zentrum MK menghantam satu unit mobil Daihatsu pikap yang berhenti di badan jalan ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 259.300 A, Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Akibatnya, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan 33 orang lainnya mengalami luka-luka.
Dalam keterangan tertulis dari Polda Jateng, dijelaskan insiden tersebut berlangsung pada Selasa (17/03/2026) pukul 21.39 WIB.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian sementara, Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq menerangkan mulanya bus yang dikemudikan Wahyu (32) melaju dari arah barat ke timur. Bus tersebut hendak mendahului kendaraan lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, Bus Mercedes Benz PO Zentrum bernomor polisi K-7603-OF yang dikemudikan oleh Wahyu (32) melaju dari arah barat ke timur dan berupaya mendahului kendaraan lain melalui bahu jalan sebelah kiri," jelas Ahmad dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (18/3/2026).
Saat bus ingin mendahului kendaraan lain, ternyata terdapat mobil pikap di bahu jalan. Mobil tersebut dilaporkan berhenti lantaran mengalami kendala.
"Pada saat bersamaan, terdapat mobil Daihatsu pikap bernomor polisi B-9108-BBI yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami kendala teknis," terang Ahmad.
Sebab jarak yang terlalu dekat, bus tersebut akhirnya menabrak mobil pikap dari belakang hingga terguling ke sisi jalan tol.
"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari hingga bus menabrak bagian belakang pick up dan terguling ke sisi utara jalan tol. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk evakuasi korban dan pengamanan arus lalu lintas," kata Ahmad.
Dalam insiden tersebut, dilaporkan satu orang berinisial STM yang merupakan penumpang bus meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, 33 orang lainnya mengalami luka ringan yang termasuk juga pengemudi mobil pikap.
"1 orang korban meninggal dunia atas nama STM (60), sementara korban luka-luka segera dievakuasi ke RS Bhakti Asih Brebes dan RSUD Brebes untuk mendapatkan perawatan medis,"
"Data saat ini tercatat 1 korban meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala dan patah tulang. Selain itu, 33 korban lainnya mengalami luka ringan, termasuk pengemudi pick up dan sejumlah penumpang bus," lanjutnya.
Dalam kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Polisi pun tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan.
Ahmad lebih lanjut mengimbau pengguna jalan tol untuk tidak menggunakan bahu jalan untuk mendahului kendaraan.
"Bahu jalan hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat penting untuk menjamin keselamatan bersama di jalan," pungkasnya.
(ahr/ahr)
