Ketua Koordinator Komisariat (Korkom) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Aldi Maulana, diduga diculik dan mengalami kekerasan. Penculikan tersebut diduga terjadi lantaran Aldi mengawal kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan kader HMI Unissula.
Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) HMI Korkom Unissula, Tegar Wijaya Muhkti, menerangkan Aldi diduga diculik di Tlogosari, Kota Semarang, pada Senin (30/3) subuh. Adapun penculiknya sebanyak empat orang.
"Dia diambil, kayak diculik gitu loh. Empat orang yang nyulik. Itu kan habis bulu tangkis ya dia mau perjalanan pulang," jelas Tegar saat dimintai konfirmasi detikJateng, Selasa (31/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, raket milik Aldi terjatuh di jalan. Saat hendak mengambil raketnya, tiba-tiba empat orang tersebut berhenti di dekat Aldi dan menanyakan soal kasus pelecehan seksual yang dikawal Ketua Korkom HMI Unisula itu.
"Nah, raketnya itu kan mau jatuh dari motor, dia berhenti di Tlogosari. Nah, setelah itu ada dua motor, empat orang itu berhenti. Terus tanya, 'kamu yang namanya Aldi?" ungkap Tegar.
Selanjutnya, empat orang tersebut diduga membawa Aldi ke Jalan Ngablak. Di sana lah Aldi diinterogasi.
"Terus dibawalah Aldi ini ke Ngablak, yang ada pabrik-pabrik di sana. Ah, terus diinterogasi di sana," terang Tegar.
Saat di Jalan Ngablak itu, empat orang tersebut diduga memukul kepala Aldi.
"Di sana dipukul dua kali kepalanya, sama ditarik-tariklah dia. Terus tangannya itu lecet karena digesek-gesek bikin besi sama ini sama pelakunya itu empat orang," kata Tegar.
Lantas, keempat orang itu meminta Aldi untuk tidak menyebar berita soal pelecehan seksual tersebut.
"Dibilangi 'saya juga pernah muda, Mas. Bilang kayak gitu toh pelakunya. 'Saya juga pernah muda, beritanya kekerasan seksual, ya, jangan disebarluaskan,' terus digituin," ungkap Tegar.
Usai diduga mendapat kekerasan dan diinterogasi, keempat orang itu lantas mengembalikan Aldi ke Tlogosari. Tegar menyebut saat ditangkap dan dikembalikan Aldi bersama seorang temannya.
Kemudian Aldi pun kembali ke kos temannya untuk mendapat pengobatan.
"Pulang ke kos temannya lebih dulu untuk minta obat dan untuk minta obat merah kan tangannya lecet-lecet tadi, sama ganti kaus karena kausnya sobek itu," jelas Tegar.
Tegar menyebut keempat pelaku merupakan orang dewasa. Pihaknya pun bakal melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
"Badannya kayak orang-orang setengah tua gitu. Tapi bakal lapor (ke polisi)," sebutnya.
(ams/apl)
