Sejarah April Mop atau April Fool's Day dan Perayaannya di Berbagai Negara

Sejarah April Mop atau April Fool's Day dan Perayaannya di Berbagai Negara

Arum Sekar Pertiwi - detikJateng
Rabu, 01 Apr 2026 09:09 WIB
April Mop atau April Fools Day
April Mop atau April Fools' Day. (Foto: pikisuperstar/Freepik)
Solo -

Tiap tanggal 1 April, banyak brand maupun artis yang melakukan prank di media sosial, misalnya dua brand yang saling bertukar profil dan unggahan media sosial. Nah, ternyata prank semacam ini dilakukan karena 1 April merupakan perayaan April Mop.

Mengutip laman British Council, April Mop atau April Fool's Day merupakan hari penuh lelucon dan trik lucu. Pada hari tersebut, banyak orang yang berbuat jahil dan berusaha membuat orang lain mempercayai kejahilannya. April Mop dirayakan di hampir seluruh dunia serta memiliki sebutan atau tradisi yang berbeda-beda di tiap negara.

Lantas, sejak kapan 1 April dirayakan sebagai April Mop? Simak sejarah dan perayaan April Mop di berbagai negara berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah April Mop

Menurut laman Britannica, asal-usul perayaan April Mop yang sebenarnya masih belum diketahui. Perayaan ini sendiri memiliki kemiripan dengan festival di beberapa negara, seperti Hilaria dari Romawi Kuno dan festival Holi dari India.

ADVERTISEMENT

Terdapat pendapat yang mengatakan bahwa April Mop berasal dari Prancis dan muncul setelah dikeluarkannya Maklumat Roussillon oleh Charles IX pada Agustus 1564. Maklumat tersebut menetapkan bahwa tahun baru tidak lagi dimulai pada hari Paskah dan diubah menjadi 1 Januari. Orang-orang yang masih berpegang pada tahun baru versi lama di bulan April kemudian disebut "April fools".

Namun, terdapat pula pendapat yang mengatakan bahwa April Mop berkaitan dengan ekuinoks musim semi pada 21 Maret yang menjadi waktu orang-orang tertipu oleh perubahan cuaca yang mendadak.

Adapun lelucon April Mop pertama yang ditayangkan di televisi dilakukan oleh BBC pada 1957 dalam sebuah segmen yang menampilkan pohon-pohon penghasil spageti di Swiss. Dalam siaran tersebut, BBC mengklaim bahwa hama spageti yang ditakuti telah diberantas, sehingga menghasilkan panen spageti yang melimpah. BBC juga menayangkan cuplikan orang-orang yang memanen spageti tersebut.

Lelucon di media massa juga pernah dilakukan oleh surat kabar The Guardian pada 1977, yaitu berupa lampiran San Seriffe yang digambarkan sebagai sebuah negara kepulauan di daerah tropis. Lampiran ini dipenuhi teks yang mirip dengan istilah percetakan dan font, seperti nama pulau-pulau San Seriffe yang terinspirasi dari jenis font sans serif hingga nama Jenderal M. J. Pica sebagai diktator pemimpin negara tersebut yang diambil dari satuan ukuran dalam tipografi.

Perayaan April Mop di Berbagai Negara

April Mop memiliki variasi penyebutan dan tradisi di beberapa negara, tetapi tetap memiliki kesamaan berupa lelucon untuk menipu seseorang.

Di Prancis, April Mop disebut Poisson d'Avril yang berarti "ikan April". Dikutip dari laman Frenchly, istilah ini kemungkinan digunakan karena April merupakan awal musim memancing di Prancis. Pada waktu ini, ikan akan melimpah ruah dan mudah dipancing. Orang yang tertipu lelucon April Mop pun disamakan dengan ikan yang mudah terpancing.

April Mop biasa dirayakan oleh anak-anak dan orang dewasa jahil di Prancis dengan menjahili guru atau teman, misalnya dengan menempelkan ikan kertas di balik punggung teman mereka. Bentuk prank ini juga populer di Belgia, Belanda, Itali, serta wilayah penutur bahasa Prancis di Kanada dan Swiss.

Di Skotlandia, April Mop disebut Gowkie Day atau Hunt the Gowk. Mengutip laman The Scots Magazine, istilah ini merujuk pada burung gowk atau cuckoo yang menjadi simbol orang yang tertipu. Tradisi Hunt the Gowk dirayakan dengan mengirimkan seseorang untuk memberikan surat palsu yang disegel dan tampak penting kepada orang lain. Orang yang menerimanya akan membaca tulisan, "Jangan tertawa dan jangan tersenyum, tapi buru gowk itu 1 mil lagi." Orang tersebut kemudian akan mengirimkan si pembawa surat ke alamat lain dan bisa terus berlanjut hingga ke beberapa alamat.

April Mop di Skotlandia tidak hanya dirayakan pada 1 April, tetapi berlanjut hingga tanggal 2 April yang disebut Tailie Day. Pada hari tersebut, orang-orang akan melakukan prank fisik, seperti menempelkan ekor kertas di pantat seseorang atau tulisan "tendang aku" di punggung mereka.

Dikutip dari laman British Council, lelucon April Mop juga biasa dilakukan di Britania Raya. Namun, lelucon itu hanya akan dimainkan hingga siang hari karena lelucon yang dimainkan lewat dari tengah hari dianggap sial. Orang yang melupakan aturan ini dan masih memainkannya setelah siang hari akan dianggap sebagai April fools (orang yang tertipu) itu sendiri.

Salah satu bentuk lelucon yang populer di Britania Raya adalah menipu teman dengan mengatakan bahwa tali sepatu mereka terlepas. Saat teman yang ditipu menunduk, orang tersebut akan mengatakan, "April fool!"

Nah, itu dia sejarah April Mop dan perayaannya di berbagai negara. Kira-kira, detikers akan menjahili siapa saat April Mop nanti?

Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik




(sto/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads