Proyek peninggian Jalan Kaligawe di Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mulai dilanjutkan. Polisi mengimbau kendaraan kecil untuk melewati jalur alternatif.
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, menerangkan peninggian jalan tersebut sempat ditunda untuk mengurangi arus lalu lintas saat Lebaran 2026 dan dilanjutkan pada Selasa (7/4/2026). Adapun proyek tersebut rencananya bakal berlangsung hingga akhir tahun.
"(Pengerjaan Jalan Kaligawe sampai kapan?) Sampai akhir tahun, pekerjaan dimulai dari ujung Tol Kaligawe hingga Lik Tengah. (Ditunda pengerjaannya) Karena untuk prioritas arus balik, arus mudik," jelas Rismanto saat dihubungi detikJateng hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rismanto mengatakan jalur yang dikerjakan adalah jalur sebelah utara sebagai jalan utama dari Semarang menuju Demak. Adapun kondisi lalu lintas di jalan tersebut saat ini masih terpantau lancar.
"Lancar-lancar," ungkap Rismanto.
Rismanto mengimbau pengguna kendaraan kecil seperti motor dan mobil pribadi untuk melewati jalur alternatif untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas.
"Kendaraan kecil diharapkan untuk menggunakan jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus," imbaunya.
"Dampak pekerjaan berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas, khususnya di jalur utama Semarang-Demak," lanjutnya.
Rismanto menyebut jalur alternatif yang dapat dilalui yakni mulai dari Pedurungan hingga Jalan Wolter Monginsidi.
"Gunakan jalur alternatif melalui Pedurungan, Jalan Wolter Monginsidi, wilayah Genuk," sebutnya.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Genuk, AKP Bambang Triyono, menerangkan proyek dilakukan di jalur lambat Jalan Kaligawe.
"Proyek dilaksanakan peninggian di lajur lambat sehingga untuk akses yang bisa digunakan dari arah Semarang menuju ke Demak yaitu di lajur cepat," jelas Bambang.
(apl/alg)
