Mahasiswa Unsoed yang Disiksa Teman Kuliah Dipolisikan Terkait Kekerasan Seksual

Mahasiswa Unsoed yang Disiksa Teman Kuliah Dipolisikan Terkait Kekerasan Seksual

Anang Firmansyah - detikJateng
Rabu, 22 Apr 2026 21:55 WIB
Poster
Ilustrasi kekerasan seksual. Foto: Edi Wahyono
Banyumas -

Dua mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto membuat laporan ke Polresta Banyumas. Mahasiswi tersebut diduga menjadi korban Kekerasan Seksual (KS) yang dilakukan oleh mahasiswa setempat berinisial D.

Saat dimintai konfirmasi, Juru Bicara Unsoed, Dr Dian Bestari membenarkan adanya laporan ini. Korban membuat laporan dengan didampingi tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK). Diketahui, D sebelumnya melapor menjadi korban penganiayaan teman kuliahnya.

"Betul, Satgas PPK Unsoed sore ini mendampingi 2 orang korban KS dari D untuk melaporkan ke Polresta Banyumas," kata Dian kepada detikJateng, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia meminta agar mahasiswi tidak takut untuk membuat laporan jika menjadi korban Kekerasan Seksual di lingkungan kampus.

"Kita imbau apabila ada mahasiswa yang mengalami indikasi KS untuk segera melapor," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, laporan ini ditangani oleh Satuan Reserse PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan PPO (Pemberantasan Perdagangan Orang).

"Sudah (membuat laporan korban KS), korban wanita nanti yang menangani Sat PPA," katanya.

Saat ditanya apakah ada hubungannya dengan korban penganiayaan berinisial D yang sebelumnya membuat laporan ke Polresta Banyumas, dirinya juga tidak membantah.

"Informasi awal ada mas, tapi masih kita dalami," terang dia.

Diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan menimpa seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Banyumas, inisial D. Ia mengaku dianiaya sejumlah temannya di lingkungan kampus pada pertengahan April 2026.

D menceritakan, kejadian bermula saat dirinya berada di gedung sekretariat kampus pada Selasa (14/4) malam. Tiba-tiba, salah satu terlapor datang dalam kondisi marah sambil membawa senjata tajam.

"Jadi awalnya saya sedang di gedung sekre kampus, terus tiba-tiba teman saya datang sambil marah-marah, nodong senjata tajam. HP saya langsung diambil dan saya disuruh ikut ke suatu tempat," kata D saat ditemui wartawan, Rabu (22/4).

Saat dimintai konfirmasi, pihak Unsoed melalui juru bicara, Dr Dian Bestari, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut berdasarkan pengakuan korban dan keluarganya.

Namun, pihak kampus menyebut kasus itu diduga berkaitan dengan laporan dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan korban.

"Penganiayaan ini diduga dilatarbelakangi oleh kasus kekerasan seksual oleh D berdasarkan laporan korban kepada Satgas PPK," jelas Dian.




(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads