Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan mengapung di Sungai Tegalsari, Dukuh Tegalsari, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten. Bayi yang lengkap dengan tali pusar itu awalnya dikira popok.
"Saya kira pertama itu boneka atau sampah soalnya tengkurap tidak kelihatan. Lalu saya panggil teman saya untuk memastikan,'' kata seorang warga Resi (21) kepada detikJateng, Senin (18/5/2026) siang.
Diceritakan Resi, kejadian bermula saat dirinya memancing di sungai bersama Andre, Minggu (17/5) sore. Saat itu melihat benda mirip boneka itu terapung terbawa air di tengah kemudian ke tepi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya hanyut di tengah terus ke pinggir. Saya minta teman saya yang di seberang memastikan, karena ada tali pusarnya lalu lapor ke warga sini, terus manggil Pak RT," kata Resi.
"Ya kaget juga ternyata bayi. Barang lain tidak ada, ya cuma bayi," imbuhnya.
Andre (22) warga lain mengatakan begitu diminta melihat benda tersebut dirinya kaget. Benda yang dikiranya popok tapi bayi.
"Saya kira malah popok awalnya. Ya karena posisinya tengkurap tidak kelihatan," kata Andre.
Warga lain, Sri Lestari mengatakan mayat bayi tersebut masih baru dan belum lama dilahirkan karena tidak melepuh atau luka. Kemungkinan juga dilahirkan hari Minggu.
"Mungkin lahirnya ya hari Minggu itu juga, badannya tidak lecet, masih lemas. Saya mendekat jadi lihat betul," jelas Sri kepada detikJateng.
Menurut Sri Lestari, jika bayi itu dihanyutkan dari jauh pasti ada luka karena di hulu sungai tidak dalam airnya. Apalagi masih ada tali pusarnya yang menempel.
"Tali pusarnya masih menempel belum copot cuma ari-arinya sudah tidak ada. Bayinya normal, bahkan mungkin bobotnya sekitar 3 kilogram," imbuhnya.
Lokasi temuan bayi tersebut berada di sungai Utara kampung dengan aliran air yang tenang. Di hulu sekitar 100 meter ada jembatan penghubung dengan Dukuh Gadingsantren.
Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat bayi ditemukan warga di Sungai Tegalsari, Dukuh Tegalsari, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten. Mayat bayi tanpa pakaian itu ditemukan mengapung di dekat sampah.
"Masih ada tali pusarnya. Bayi berjenis kelamin perempuan, kondisi normal," kata Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Taufik Frida Mustofa saat dihubungi detikJateng, Minggu (17/5/2026) malam.
Taufik mengatakan, mayat bayi itu sudah dibawa ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten untuk diperiksa lebih lanjut. Dugaan sementara, bayi itu dibuang ke sungai pada hari ini.
"Kemungkinan baru hari ini, baru sehari di sungai, karena kondisi tadi masih cukup segar," ujar dia.
"Ada kemungkinan dari hulu (sungai), kita masih lakukan penyelidikan. Bisa juga dibuang, ini anggota masih penyelidikan, mohon doanya segera terungkap," ucap Taufik.
Menurut Kapolsek Klaten Utara AKP Edy Prasetyo, keberadaan mayat bayi itu diketahui warga sekitar pada pukul 16.45 WIB. Warga kemudian melapor ke Polsek. Polsek lalu berkoordinasi dengan Polres.
"Ini masih dibawa ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Ya, bayi baru dilahirkan," kata Edy.
(afn/apu)