Atap ruangan kelas 6 dan kepala sekolah di SD Negeri 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan ambrol. Siswa terpaksa belajar di ruang rebana.
Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto mengatakan peristiwa ini terjadi pada Sabtu (16/5/2026) malam. Namun ambrolnya ruang kelas baru diketahui pihaknya pagi tadi.
"Kejadian pada hari Sabtu malam Minggu. Tapi info ambrol baru tadi pagi diterima kami," kata Anang saat dihubungi detikJateng, Senin (18/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anang menuturkan atap ruangan itu diduga ambrol karena bahannya yang sudah lapuk. Selain itu, saat peristiwa itu terjadi, wilayah Mlilir sedang dilanda hujan cukup lebat.
"Untuk kejadian atap ambrol di SDN 2 Mlilir karena bahan atap kayu sudah lapuk dan terkena air hujan agak lebat," terang Anang.
Anang menyebut tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, para siswa kelas 6 belajar di ruang rebana.
"Untuk kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, kegiatan belajar mengajar ditempatkan di ruang rebana," pungkas Anang.
Berdasarkan foto yang diterima detikJateng, kondisi atap ruang kelas 6 ambrol sebagian. Kondisi ruang kelas juga sudah porak poranda dan tidak bisa digunakan untuk aktivitas belajar.
Sementara kondisi lebih parah terjadi di ruang kepala sekolah. Kayu penyangga dan atap ruang ini ambrol seluruhnya.
(alg/ahr)