Sosok Silmy Karim Wamen Imipas Asal Tegal Tersangka Kasus Pemerasan-Gratifikasi

Sosok Silmy Karim Wamen Imipas Asal Tegal Tersangka Kasus Pemerasan-Gratifikasi

Nur Umar Akashi - detikJateng
Kamis, 04 Jun 2026 13:00 WIB
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menyerahkan diri kepada penyidik. Silmy sebelumnya menjadi buronan pencarian KPK dalam pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Silmy Karim, Wamen Imipas Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi (Foto: Ari Saputra/detikfoto)
Solo -

Kabar tidak mengenakkan kembali muncul di tubuh pemerintahan Republik Indonesia. Wakil Menteri (Wamen) Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buntut pemerasan dan gratifikasi.

Dilansir detikNews, Silmy Karim diketahui menyerahkan diri ke KPK usai dicari penyidik dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Pria yang sempat menjabat Dirjen Imigrasi Tahun 2023 itu datang langsung ke Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026).

Usai menyerahkan diri, Silmy diperiksa hingga Kamis pagi (4/6/2026). Perkembangan terbaru, Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkap bahwa Silmy dan 7 orang lain sudah ditetapkan sebagai tersangka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK juga telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dari total 18 orang yang diamankan dalam peristiwa tangkap tangan tersebut," ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026).

Silmy dan 7 orang lainnya akan ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK selama 20 hari pertama. Mereka dikaitkan dengan kasus pengurusan dokumen keimigrasian yang melibatkan tindak pemerasan dan gratifikasi.

ADVERTISEMENT

"Dalam perkara ini sangkaan pasal yang digunakan yaitu Pasal 12E terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pemerasan dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Dan juga dilapis Pasal 12B atau penerimaan lainnya atau gratifikasi," terang Budi.

Sebenarnya, siapa Silmy Karim itu? Simak profil ringkasnya di bawah ini.

Lulusan Universitas Trisakti-Pernah Belajar di Harvard

Silmy Karim yang merupakan pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, 19 November 1974 diketahui merupakan lulusan Universitas Trisakti. Melalui akun LinkedIn-nya, ia mencantumkan studi selama 5 tahun bidang ekonomi di kampus beralmamater biru itu.

Lulus dari Trisakti, Silmy melanjutkan studi ke jenjang master di Universitas Indonesia (UI). Data di PDDikti mencatat mahasiswa atas nama Silmy Karim masuk program studi Perencanaan dan Kebijakan Publik tahun 2005 dan lulus pada 2007.

Bukan hanya pendidikan sipil yang pernah diselami Silmy, tetapi juga kemiliteran. Ia menulis pernah belajar di George C Marshall European Center for Security Studies (2012), Nato School Oberammergau (2012), dan Naval Postgraduate School (2014).

Silmy Karim yang kini berusia 51 tahun itu menulis sempat belajar di Harvard University. Tepatnya, di Harvard Kennedy School Executive Education pada 2012 lalu.

Dari Penasihat BIN hingga Wamen Imipas

Sebelum menjabat sebagai Wamen Imipas pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Silmy Karim sudah malang melintang di berbagai bidang. Di antaranya penasihat di Badan Intelijen Negara (BIN), direktur utama PT Pindad Persero, dan Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham.

Dilansir situs pribadinya, berikut karier Silmy Karim dari 2010 sampai sekarang:

  • Penasihat khusus Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (2010-2011)
  • Penasihat Badan Intelijen Negara RI (2013-2015)
  • Anggota di berbagai tim Kementerian Pertahanan (2007-2014)
  • Komisaris PT PAL Indonesia Persero (2011-2014)
  • Direktur Utama PT Pindad Persero (2014-2016)
  • Direktur Utama PT Barata Indonesia Persero (2016-2018)
  • Direktur Utama PT Krakatau Steel Persero (2018-2023)
  • Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham (Januari 2023-Oktober 2024)
  • Wakil Menteri Imipas (Oktober 2024-Sekarang)

Mengacu akun LinkedIn-nya, Silmy Karim mencatatkan sederet profesi lain. Sebut saja Komisioner Telkom Indonesia, Presiden Komisioner PT Krakatau Nippon Steel Sinergi, dan Anggota Dewan Komisaris Carrefour.

Kekayaan Silmy Karim Menurut LHKPN Terbaru

Berdasarkan penelusuran detikJateng pada Kamis (4/6/2026), Silmy Karim terakhir melaporkan kekayaannya pada 31 Desember 2025. Itu berarti, ia sudah menjabat sebagai wamen imipas.

Dalam laporan itu, Silmy tercatat memiliki kekayaan bersih Rp 234.596.795.910 (234 miliar). Harta itu tersusun atas:

  • Tanah dan Bangunan: Rp 184.024.640.000, tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp 8.475.000.000.
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp 11.390.000.000
  • Surat Berharga: Rp 8.695.320.000
  • Kas dan Setara Kas: Rp 31.007.358.544

Demikian sekilas mengenai sosok Silmy Karim, Wamen Imipas yang kini ditahan KPK sebagai tersangka kasus pemerasan dan gratifikasi dokumen keimigrasian.




(num/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads