Menanti Hasil Autopsi Bu Aminah yang Tewas Usai Makan Sate Kiriman Menantu

Menanti Hasil Autopsi Bu Aminah yang Tewas Usai Makan Sate Kiriman Menantu

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 05 Jun 2026 08:00 WIB
Polres Boyolali dan Biddokkes Polda Jateng melakukan eksumasi makam warga Sindon, Ngemplak, Boyolali yang diduga meninggal tak wajar, Sabtu (30/5/2026).
Polres Boyolali dan Biddokkes Polda Jateng melakukan eksumasi makam warga Sindon, Ngemplak, Boyolali yang diduga meninggal tak wajar, Sabtu (30/5/2026). Foto: dok. Istimewa
Solo -

Pengirim sate misterius yang diduga menewaskan warga Boyolali bernama Aminah (57) kini telah terungkap. Kini, polisi masih menunggu hasil autopsi maupun laboraturium untuk memastikan penyebab tewasnya korban.

Pengirim tersebut adalah menantu korban sendiri. Menantu korban juga telah diperiksa dan mengakui jika dirinya yang mengirimkan sate tersebut kepada mertuanya di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

"Jadi untuk perkembangan sampai dengan hari ini, sementara ini sudah ada 8 orang saksi yang sudah kita lakukan pemeriksaan.Kemudian juga kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, yaitu menantu dari almarhumah. Namun, statusnya masih saksi saat ini, dan masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif,"ungkap Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, kepada para wartawan Kamis (4/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indra mengatakan menantu korban itu telah diperiksa pada Rabu (3/6). Pemeriksaan berlangsung sekitar 8 jam hingga pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

"Dari hasil pemeriksaan sampai dengan tadi malam, kita lakukan pemeriksaan sampai dengan pukul 23.00 WIB, di mana terduga pelaku menurut dengan keterangannya menyampaikan kepada pihak penyidik, bahwa yang bersangkutan yang mengirimkan sate tersebut ke kediaman almarhum," jelas Kapolres.

Namun, kata Indra, pengakuan tersebut belum dapat menyimpulkan atau membuktikan bahwa sate itu yang menyebabkan Aminah meninggal dunia. Indra menyatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan hasil autopsi Dokkol Polda Jateng.

"Kami saat ini pun masih menunggu hasil toksikologi dari Dokpol Polda Jateng terkait dengan hasil pemeriksaan ekshumasi dan hasil uji laboratorium terkait dengan ayam ataupun yang diduga meninggal dikarenakan mengkonsumsi sate tersebut," imbuhnya.

Saat ini menantu korban berstatus saksi. Polisi akan memutuskan ada atau tidaknya keterlibatan menantu korban jika dokter sudah menyatakan penyebab meninggalnya Aminah.

"Oleh karena itu, terduga pelaku sampai dengan saat ini statusnya masih sebagai saksi," terangnya.

Indra melanjutkan, meski masih berstatus sebagai saksi, pihaknya juga melakukan pengawasan khusus terhadap terduga pelaku. Menurut Indra, terduga pelaku juga sudah menunjuk penasihat hukum (PH) untuk mendampinginya.

"Iya, tetap kita kita lakukan pengawasan khusus dan dari pihak terduga pelaku pun sudah menunjuk PH ataupun pengacara dalam pendampingan," tegas dia.

Diketahui, Aminah mendapat sate kiriman misterius pada Senin (18/5) malam. Sate itu mulanya disebut dikirimkan anaknya, namun anaknya membantah dan sempat melarang Aminah memakannya.

Keesokan harinya, Aminah ditemukan tewas di rumah sekitar pukul 07.00 WIB. Ditemukan juga lima ayam mati di TKP diduga ikut memakan sate tersebut.

Sepekan kemudian, keluarga yang merasa janggal atas tewasnya korban melaporkan kasus ini kepada polisi. Polisi lalu melakukan penyelidikan dan menggelar ekshumasi terhadap makam korban pada Sabtu (30/5). Sejumlah saksi juga telah diperiksa terkait kasus ini.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads