Pencurian sepeda motor terjadi di Dukuh Gaten, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Seorang gadis cilik inisial A (12) mencoba menggagalkan aksi maling itu, membuatnya terseret hingga sekitar 1 kilometer.
"Saya narik (motor yang dicuri) pas di dekat rumah tadi. Sampai sini (sawah Dukuh Kenteng sejauh sekitar satu kilometer) saya di boncengan tengkurap," tutur siswi kelas 6 SD itu kepada detikJateng di lokasi, Senin (8/6/2026).
Diceritakannya, saat kejadian dirinya bermain sendiri di halaman rumah di dekat motor Beat. Dua pelaku datang, yang satu mengambil motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua orang, satu ambil motor, saya pegangi motor dan saya keseret. Saya lalu tengkurap di boncengan kaki saya di itu (push tap) sampai sana," katanya.
Selama bergelantungan di jok belakang motor, lanjut A, pencuri memintanya untuk turun. Pelaku mengancam mau menjualnya jika nekat ikut.
"Dia bilang yen ikut pakde tak dol sisan kowe mengko (kalau ikut saya jual sekalian nanti kamu). Saya belum mau turun lalu melepas tangan saya dari motor, " papar A.
Dari pantauan detikJateng, korban mengalami luka lecet kecil di kedua kaki dan lengan tangan kiri. Rok panjang seragam sekolah yang dipakainya juga robek terseret di jalan.
Kapolsek Polanharjo, AKP Abdillah, menyatakan pelaku dua orang berboncengan sepeda motor. Satu orang turun mengambil motor dan yang satu kabur ke selatan.
"Satu ambil sepeda motor yang satu ke arah selatan. Saat mengambil motor tersebut anak korban yang kelas 6 SD, anak tersebut memegang handel belakang motor, tapi motor bisa dibawa kabur," kata Abdillah.
"Kami sudah minta keterangan saksi korban, dan yang melihat kejadian tersebut. Kerugian sekitar Rp 15 juta dan saat lepas itu korban lecet-lecet," imbuhnya.
Seperti diberitakan, aksi pencurian sepeda motor terjadi di Dukuh Gaten, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, tadi sore. Pelaku sempat menyeret anak perempuan korban berinisial A (12) yang saat itu mencoba melawan ketika motor Honda Beat milik keluarganya digondol.
"Kejadiannya jam 15.00 WIB, pas adzan ashar. Anak saya sedang bermain di halaman," kata korban, Reni (43) saat ditemui detikJateng di lokasi, Senin (8/6).
Reni mengatakan, saat itu tiba-tiba datang dua pria yang berboncengan motor matik. Salah satu pria itu lalu turun dan mengambil motor Beat miliknya yang berada di halaman. Namun, aksi maling itu diketahui oleh putri Reni.
"Saya mengejar pelaku yang ke selatan tapi tidak ketangkap. Saya kembali ke pelaku lain yang dihalangi anak saya, tapi sudah tidak ada. Anak saya juga tidak ada," ucap Reni.
Setelah dicari, ternyata putrinya ditemukan di dukuh tetangga yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya. Putrinya mengalami lecet-lecet di kaki dan tangan.
"Ya lecet-lecet dikit di kaki dan tangan karena diseret di situ (dari halaman ke timur), tapi kan terus dibonceng pelaku dan diturunkan di jalan. Ya sekitar satu kilometer," kata dia.
(apu/dil)