7 Tanaman Pengusir Tikus yang Efektif, Cocok Ditanam di Halaman Rumah!

7 Tanaman Pengusir Tikus yang Efektif, Cocok Ditanam di Halaman Rumah!

Sri Wahyuni Oktafia - detikJateng
Rabu, 10 Jun 2026 12:16 WIB
Tikus
Tikus, Hama Rumahan (Foto: Ralph/Pexels)
Solo -

Tikus merupakan hama yang sering masuk ke dalam rumah dan merusak barang maupun persediaan makanan. Bukan hanya itu, tikus juga mampu membawa berbagai macam penyakit yang membahayakan pemilik rumah apabila dibiarkan begitu saja.

Berbagai cara dilakukan untuk mengusir atau membasmi tikus, mulai dari memasang perangkap, menggunakan racun, hingga menutup celah yang menjadi akses masuk hewan tersebut ke dalam rumah. Namun tahukah detikers bahwa ada cara yang lebih alami dan ramah lingkungan yang bisa dicoba untuk mengusir tikus? Caranya dengan menanam tanaman yang tidak mereka sukai.

Menempatkan tanaman pengusir tikus di halaman, teras, atau area yang sering menjadi jalur masuk tikus dapat menjadi langkah pencegahan yang patut dicoba. Lantas, tanaman apa saja yang dipercaya mampu membantu mengusir tikus dari lingkungan rumah? Berikut tujuh tanaman pengusir tikus yang mudah ditanam di pekarangan rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

7 Tanaman Pengusir Tikus yang Bisa Ditanam di Halaman Rumah

Dirangkum dari buku Panduan Beternak Burung Puyuh untuk Pemula karya Um-Mulyadi serta laman Backyard Boss, Homes & Gardens, dan Titan Pest Pro, terdapat sejumlah tanaman yang dipercaya dapat membantu mengurangi keberadaan tikus di sekitar rumah. Tanaman-tanaman ini umumnya memiliki aroma kuat, kandungan senyawa tertentu, atau karakteristik fisik yang tidak disukai oleh tikus. Selain membantu mengusir tikus, sebagian besar tanaman tersebut juga mudah dibudidayakan dan dapat mempercantik tampilan halaman rumah.

ADVERTISEMENT

1. Mint

Mint menjadi salah satu tanaman yang paling sering direkomendasikan sebagai pengusir tikus alami. Tanaman ini memiliki aroma mentol yang sangat kuat dan menyegarkan bagi manusia. Namun, bagi tikus yang memiliki indera penciuman sangat sensitif, aroma tersebut justru terasa mengganggu.

Kandungan minyak esensial dalam varietas peppermint dan spearmint diketahui menghasilkan bau yang cukup tajam untuk mengacaukan kemampuan tikus dalam mengenali lingkungan sekitarnya. Akibatnya, tikus menjadi lebih sulit menemukan sumber makanan atau jalur yang biasa mereka gunakan.

Tanaman mint juga relatif mudah tumbuh di iklim tropis dan dapat ditanam di dalam pot maupun langsung di tanah. Selain berfungsi sebagai pengusir hama, daun mint juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan minuman dan berbagai hidangan.

2. Rosemary

Rosemary dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki aroma khas dan cukup kuat. Wangi yang dihasilkan berasal dari minyak esensial alami yang terkandung di dalam daun-daunnya. Aroma tersebut dapat mengganggu sistem penciuman tikus sehingga membuat hewan pengerat itu enggan berada di area sekitarnya.

Tikus sangat mengandalkan indera penciuman untuk mencari makan dan mengenali ancaman, sehingga bau rosemary dapat mengurangi kenyamanan mereka. Tanaman ini juga sering digunakan sebagai tanaman pendamping di kebun untuk membantu mengurangi keberadaan hama.

Selain bermanfaat sebagai pengusir tikus, rosemary dapat dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan tanaman hias. Bentuknya yang rimbun dan berwarna hijau membuat halaman rumah terlihat lebih menarik.

3. Bawang Putih

Bawang putih tidak hanya berguna sebagai bumbu dapur, tetapi juga dipercaya mampu membantu mengusir tikus. Tanaman ini mengandung senyawa sulfur yang menghasilkan aroma tajam dan menyengat. Bau tersebut sangat tidak disukai oleh tikus karena dapat mengganggu indera penciuman mereka. Ketika ditanam di sekitar halaman atau kebun, bawang putih dapat menjadi penghalang alami bagi hewan pengerat yang mencoba mendekat.

4. Bawang Bombai

Bawang bombai memiliki karakteristik yang hampir serupa dengan bawang putih dalam hal aroma. Tanaman ini menghasilkan bau khas yang cukup tajam akibat kandungan senyawa sulfur di dalamnya. Bagi manusia, aroma tersebut mungkin tidak terlalu mengganggu, tetapi tikus cenderung menghindarinya. Kehadiran tanaman bawang bombai di sekitar pekarangan dapat membantu menciptakan lingkungan yang kurang nyaman bagi tikus.

Selain itu, bawang bombai termasuk tanaman yang memiliki nilai ekonomis karena dapat dipanen dan dimanfaatkan sebagai bahan masakan sehari-hari. Tanaman ini juga dapat ditanam dalam pot maupun lahan terbuka.

5. Cabai

Cabai merupakan tanaman yang cukup mudah ditemukan di pekarangan rumah masyarakat Indonesia. Selain menghasilkan buah yang digunakan sebagai bahan makanan, cabai juga memiliki potensi sebagai pengusir tikus alami.

Kandungan capsaicin yang terdapat di dalam buah cabai dapat menimbulkan sensasi panas dan iritasi pada selaput lendir tikus. Tikus yang terpapar aroma atau bagian tanaman cabai biasanya akan merasa tidak nyaman dan memilih menjauh dari area tersebut.

6. Marigold

Marigold atau bunga tahi ayam merupakan tanaman hias yang dikenal memiliki warna bunga cerah dan mencolok. Selain memperindah taman, tanaman ini juga dapat membantu mengurangi keberadaan tikus di sekitar rumah. Marigold mengandung senyawa pyrethrum yang banyak digunakan dalam berbagai produk pengendali hama.

Aroma khas yang dihasilkan bunga ini tidak disukai oleh sejumlah hewan pengganggu, termasuk tikus. Oleh sebab itu, marigold sering ditanam di sekitar kebun atau halaman sebagai bentuk perlindungan alami terhadap berbagai jenis hama.

7. Mahkota Duri

Mahkota duri merupakan tanaman yang memiliki fungsi unik sebagai penghalang fisik bagi tikus. Tanaman ini memiliki batang yang dipenuhi duri tajam sehingga menyulitkan tikus untuk melintas. Selain itu, mahkota duri menghasilkan getah berwarna putih yang dapat menyebabkan iritasi apabila terkena kulit. Karakteristik tersebut membuat tikus cenderung menghindari area yang ditanami mahkota duri. Banyak orang menanamnya di dekat pagar, celah tembok, atau titik yang berpotensi menjadi akses masuk tikus ke rumah. Tanaman ini juga terkenal tahan terhadap cuaca panas dan tidak memerlukan perawatan yang rumit.

Cara Lain Mengusir Tikus dari Rumah

Selain menggunakan berbagai tanaman yang bisa ditanam di halaman rumah, detikers juga bisa melakukan sejumlah cara lain untuk mengusir tikus dari rumah. Dirangkum dari buku 143 Tips Cerdas Seputar Kesehatan, Rumah, dan Masakan tulisan Djoko Pramono dan 300 Tips Masalah Rumah Tinggal tulisan Tim Griya Kreasi, berikut beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengusir tikus dari rumah.

1. Gunakan Bubuk Kopi

Bubuk kopi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan alami untuk membantu mengusir tikus. Aroma kopi yang kuat dan khas tidak disukai oleh mereka. Cara menggunakannya pun cukup sederhana, detikers hanya perlu membungkus segenggam bubuk kopi menggunakan kain kasa atau kain tipis yang memiliki pori-pori. Setelah itu, letakkan bungkusan tersebut di sudut rumah, gudang, dapur, atau area yang sering menjadi jalur lalu-lalang tikus. Aroma kopi yang menyebar di sekitar lokasi tersebut dapat membuat tikus merasa tidak nyaman sehingga mereka tidak mau mendekat.

2. Manfaatkan Kamper

Kamper atau kapur barus juga dapat digunakan untuk mengusir tikus, terutama yang sering berkeliaran di area plafon rumah. Bahan yang umum digunakan sebagai pewangi lemari atau kamar mandi ini memiliki aroma menyengat yang tidak disukai tikus. Jika detikers mendengar suara tikus berlarian di atas plafon, kamper bisa menjadi salah satu solusi yang patut dicoba.

Caranya, hancurkan beberapa butir kamper hingga menjadi bubuk, lalu taburkan secara merata di area plafon atau titik yang sering dilalui tikus. Bau yang dihasilkan akan membuat tikus merasa terganggu dan mencari tempat lain yang lebih nyaman. Namun, penggunaan kamper sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan dijauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.

3. Pakai Buah Mengkudu

Buah mengkudu yang telah matang juga dipercaya dapat membantu mengusir tikus dari rumah. Mengkudu memiliki aroma khas yang cukup tajam dan kurang disukai oleh hewan pengerat. Untuk memanfaatkannya, pilih buah mengkudu yang sudah matang, kemudian potong menjadi beberapa bagian.

Letakkan potongan buah tersebut di area yang sering didatangi tikus, seperti gudang, dapur, atau sudut rumah yang jarang digunakan. Aroma yang keluar dari buah mengkudu akan menyebar dan membuat tikus enggan berada di sekitar lokasi tersebut.

4. Pasang Perangkap atau Lem Tikus

Jika populasi tikus di rumah sudah cukup banyak, penggunaan perangkap atau lem tikus bisa menjadi solusi yang lebih efektif. Perangkap bekerja dengan menangkap tikus yang melewati jalur tertentu, sedangkan lem tikus membuat hewan tersebut terjebak ketika menginjak permukaannya. detikers dapat menempatkan perangkap atau lem tikus di area yang sering dilalui tikus, seperti dekat dinding, belakang lemari, gudang, atau sekitar tempat penyimpanan makanan.

Nah, itulah kumpulan jenis tanaman yang bisa ditanam di halaman rumah untuk mencegah tikus datang. Selain menghalau tikus, tanaman-tanaman ini cukup mudah dibudidayakan di Indonesia yang termasuk iklim tropis. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik




(num/num)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads