Dishub Banyumas menggelar uji coba penutupan Jembatan Sungai Serayu, hari ini. Rencananya Jembatan itu akan ditutup selama satu setengah bulan untuk perbaikan mulai Senin (15/6) mendatang.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Banyumas, Arif Akhmadi, memastikan penutupan total Jembatan Serayu tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, yakni mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026. Rentang waktu tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan perbaikan sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat.
"Waktu pelaksanaan perbaikan sudah seminimal mungkin. Kami pilih tanggal tersebut juga dengan pertimbangan bertepatan dengan libur sekolah," ujar Arif saat dihubungi wartawan, Kamis (11/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, hari ini digelar uji coba penutupan jembatan selama dua sesi. Uji coba untuk memetakan dampak dan mitigasi kepadatan lalu lintas.
"Uji coba penutupan Jembatan Serayu akan dilakukan pukul 08.00-11.00 WIB dan pukul 16.00-18.00 WIB," kata Arif.
Uji coba penutupan ini menjadi bagian penting sebelum pekerjaan perbaikan dimulai. Dari hasil simulasi tersebut, pihaknya dapat memetakan berbagai potensi persoalan di lapangan.
"Uji coba dilakukan untuk memberikan gambaran pelaksana pekerjaan seperti apa. Di sisi kami untuk memberi gambaran nanti saat penutupan, misal terjadi hambatan, antisipasi apa yang harus dilakukan," ujarnya.
Selama pelaksanaan uji coba, lanjutnya, seluruh kendaraan tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Serayu. Pengguna jalan dialihkan menuju jalur alternatif.
"Untuk kendaraan kecil dari arah Kebumen maupun Banjarnegara menuju Purwokerto, atau sebaliknya, akan dialihkan melalui ruas jalan kabupaten Mandirancan-Banyumas," terang dia.
Sementara kendaraan besar dari arah Kebumen menuju Purwokerto maupun sebaliknya diarahkan melalui jalur nasional Buntu-Sampang-Rawalo-Purwokerto.
"Untuk kendaraan besar dari arah Kebumen menuju Purwokerto atau sebaliknya dialihkan melalui jalan nasional ruas Buntu-Sampang-Rawalo-Purwokerto," jelas Arif.
Adapun kendaraan besar dari arah Banjarnegara menuju Purwokerto atau sebaliknya akan dialihkan melalui jalur Klampok-Banjarnegara.
Untuk mencegah kendaraan besar masuk ke jalur alternatif Mandirancan-Banyumas yang diperuntukkan bagi kendaraan kecil, Dishub Banyumas telah memasang portal dengan tinggi 2,1 meter.
(aku/apl)