Jembatan Sungai Serayu Banyumas akan ditutup selama satu setengah bulan karena dilakukan perbaikan mulai Senin (15/6) mendatang. Sebelum dilakukan penutupan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas akan melakukan uji coba penutupan pada Jumat (12/6) besok.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Banyumas Arif Akhmadi mengatakan, penutupan akan dilakukan dalam dua sesi untuk melihat dampaknya terhadap arus lalu lintas serta menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi hambatan selama pekerjaan berlangsung.
"Uji coba penutupan Jembatan Serayu akan dilakukan pukul 08.00-11.00 WIB dan pukul 16.00-18.00 WIB," kata Arif saat dihubungi wartawan, Kamis (11/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arif menjelaskan selama pelaksanaan uji coba, seluruh kendaraan tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Serayu. Pengguna jalan diminta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
"Untuk kendaraan kecil dari arah Kebumen maupun Banjarnegara menuju Purwokerto, atau sebaliknya, akan dialihkan melalui ruas jalan kabupaten Mandirancan-Banyumas," terang dia.
Sementara kendaraan besar dari arah Kebumen menuju Purwokerto maupun sebaliknya diarahkan melalui jalur nasional Buntu-Sampang-Rawalo-Purwokerto.
"Untuk kendaraan besar dari arah Kebumen menuju Purwokerto atau sebaliknya dialihkan melalui jalan nasional ruas Buntu-Sampang-Rawalo-Purwokerto," jelas Arif.
Adapun kendaraan besar dari arah Banjarnegara menuju Purwokerto atau sebaliknya akan dialihkan melalui jalur Klampok-Banjarnegara.
Menurut Arif, uji coba penutupan ini menjadi bagian penting sebelum pekerjaan perbaikan dimulai. Dari hasil simulasi tersebut, pihaknya dapat memetakan berbagai potensi persoalan di lapangan.
"Uji coba dilakukan untuk memberikan gambaran pelaksana pekerjaan seperti apa. Di sisi kami untuk memberi gambaran nanti saat penutupan, misal terjadi hambatan, antisipasi apa yang harus dilakukan," ujarnya.
Untuk mencegah kendaraan besar masuk ke jalur alternatif Mandirancan-Banyumas yang diperuntukkan bagi kendaraan kecil, Dishub Banyumas telah memasang portal dengan tinggi 2,1 meter.
Selain itu, rambu-rambu petunjuk arah dan papan informasi rekayasa lalu lintas juga sudah dipasang di sejumlah simpang strategis.
"Berita jalan maupun rambu petunjuk untuk mengarahkan kendaraan, terutama kendaraan besar sudah terpasang di beberapa titik," kata Arif.
Lebih lanjut, Arif memastikan penutupan total Jembatan Serayu tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, yakni mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026.
Menurutnya, rentang waktu tersebut telah dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan perbaikan sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat.
"Waktu pelaksanaan perbaikan sudah seminimal mungkin. Kami pilih tanggal tersebut juga dengan pertimbangan bertepatan dengan libur sekolah," pungkasnya.
(afn/aku)