Polisi Bongkar Makam Pria Grobogan Ditemukan Penuh Luka di Jalan

Polisi Bongkar Makam Pria Grobogan Ditemukan Penuh Luka di Jalan

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Jumat, 12 Jun 2026 13:25 WIB
Pembongkaran makam Purnomo (54), warga Grobogan, yang tewas usai dirawat ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka di tepi jalan raya Tanggungharjo-Brabo.
Pembongkaran makam Purnomo (54), warga Grobogan, yang tewas usai dirawat ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka di tepi jalan raya Tanggungharjo-Brabo.Foto: dok. Polsek Tanggungharjo
Grobogan -

Polisi membongkar makam seorang pria bernama Purnomo (54), warga Desa Bedani, Kecamatan Tegowanu, Grobogan. Purnomo sempat dirawat intensif selama enam hari setelah ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka di tepi jalan raya Tanggungharjo.

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolsek Tanggungharjo, AKP Duddy Lukman Prabowo. Pembongkaran makam atau ekshumasi telah dilakukan polisi hari ini.

"Ekshumasi dilaksanakan hari ini Jumat 12 Juni 2026 mulai pukul 08.00 WIB di Makam Desa Medani, Kecamatan Tegowanu oleh Tim Dokkes Polda Jateng," kata Duddy saat dimintai konfirmasi detikJateng, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pihak dari kepolisian yang terlibat giat ini adalah Dokkes Polda Jateng, Dokkes Polres Grobogan, Penyidik, dan untuk pengamanan dari Polsek Tegowanu dan Tanggungharjo," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Duddy menyebut pembongkaran makam ini dilakukan untuk mengetahui penyebab meninggalnya Purnomo. Hasil dari ekshumasi akan digunakan polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Ekshumasi atas permintaan keluarga korban untuk mengetahui apa penyebab kematian korban," ungkap Duddy.

"Hasil ekshumasi kurang lebih satu minggu dan akan digunakan untuk penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.

Sempat Dirawat di ICU

Diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo, Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan. Ia tewas usai dirawat selama enam hari di rumah sakit.

Diketahui korban bernama Purnomo (54), warga Desa Bedani, Kecamatan Tegowanu. Korban sempat dirawat secara intensif sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Dirawat di ICU selama enam hari, kemudian meninggal dunia. Meninggal hari Senin 8 Juni 2026 pukul 20.55 WIB," kata Kanit Reskrim Polsek Tanggungharjo, Bripka Dwiyanto saat dihubungi detikJateng, Rabu (10/6).

Adapun kronologi awal kejadian ini, korban mulanya ditemukan oleh warga di tepi jalan raya pada Rabu (3/6) pagi. Dwi mengungkapkan ada sejumlah luka dan korban dalam kondisi tidak sadar saat ditemukan.

"Pukul 06.00 WIB korban ditemukan terbaring di tepi jalan raya Tanggungharjo-Brabo, dengan kondisi tidak sadar dan mengalami luka lebam dan berdarah di wajah. Kemudian dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke RS Sultan Fatah," ujar Dwi.




(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads