Relawan Persiapkan Kunjungan Jokowi ke Lampung pada 26-28 Juni

Relawan Persiapkan Kunjungan Jokowi ke Lampung pada 26-28 Juni

Tara Wahyu NV - detikJateng
Senin, 15 Jun 2026 12:07 WIB
Ketua Unum Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Ragen usai bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (15/6/2026).
Ketua Unum Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Ragen usai bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (15/6/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), disebut bakal memulai kunjungan keliling Indonesia pada 26-28 Juni 2026 ke Lampung. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Unum Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Ragen usai bertemu Jokowi.

Regan mengungkapkan, persiapan untuk menyambut kedatangan Presiden RI periode 2014-2024 tersebut sudah hampir rampung sepenuhnya.

"Persiapannya sekarang sudah matang. Izin-izin sudah, lokasi sudah siap. Ya, 80 persen lah persiapannya di Lampung," kata Regan saat diwawancarai di kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Kota Solo, Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Kapan ke Lampung?) 26, 27, 28 Juni," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Regan menjelaskan, kunjungan selama tiga hari ini murni didasari oleh rasa rindu masyarakat Lampung yang ingin bertemu langsung dengan Jokowi. Urusan pemilihan lokasi pun ditentukan berdasarkan titik-titik di mana masyarakat mengirimkan undangan.

"Ini yang perdana, atas undangan kita BRN bersama PSI, ya. Untuk rasa keinginan, kecintaan, kangen masyarakat terhadap Pak Jokowi. Jadi undangan itu dari masyarakat, tokoh masyarakat, kita sampaikan. Bukan Bapak yang nentuin," jelasnya.

Selama berada di Lampung, Jokowi dijadwalkan mengunjungi tiga kabupaten/kota, di antaranya Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Lampung Timur, termasuk wilayah Pringsewu. Agendanya pun dipastikan padat dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat bawah.

"Ada (kunjungan ke) UMKM, pondok pesantren, anak-anak muda, hingga petani," tambah Regan.

Saat ditanya mengenai konsep acara, Regan menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan dikemas dengan sangat bersahaja, sesuai dengan karakter Jokowi selama ini. Pihak relawan memastikan tidak ada acara seremonial yang berlebihan.

"Nggak (ada penyambutan mewah). Dia tetap biasa ya, seperti Bapak jalan, kunjungan biasa. Tetap enggak ada yang lebih-lebih. Sederhana aja semuanya," tegasnya.

Ketika disinggung apakah gerakan ini merupakan langkah awal atau pemanasan menuju Pemilu 2029, Regan langsung menepisnya sembari tertawa. Namun, ia tidak menampik jika momentum ini juga dimanfaatkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mendongkrak suara mereka.

"Kalau 2029 itu PSI sama Pak Prabowo-Gibran lah, haha. Tapi iya betul, untuk supaya PSI mendorong duduk keterwakilan di DPR RI Senayan. Kan banyak mantan-mantan kepala daerah, mantan DPR, mantan DPD yang akan bergabung," pungkasnya.




(apu/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads