Video karnaval sound horeg di Desa Pasucen Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati diwarnai kericuhan viral di media sosial. Massa nampak saling lempar hingga polisi kena timpuk.
Momen kericuhan ini viral di sejumlah media sosial. Salah satunya diunggah pada media sosial Instagram @komunitasanakaslipati.
Pada unggahan terlihat antara kelompok terjadi kericuhan saat karnaval sound horeg. Mereka terlihat sedang saling dorong di tengah jalan. Beruntung di lokasi ada petugas kepolisian. Sehingga situasi bisa dikondisikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini kirab karnaval Sound Horeg di Pasucen Trangkil diwarnai keributan," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Rabu (16/6/026).
Dimintai konfirmasi Kapolsek Trangkil, AKP Suntoro membenarkan adanya kejadian keributan saat karnaval sound horeg di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, pada Selasa (16/6/2026) kemarin.
Suntoro mengatakan kejadian bermula saat peserta karnaval melintas di perempatan Jalan Sowen. Dijelaskan di lokasi ini peserta karnaval bertemu dengan warga lain. Saat itu terjadi saling teriak antara pihak warga.
"Kejadian saat itu di perempatan depan Sowen memang pertemuan anak Dukuh Gandung dengan anak-anak warga Pasucen saat lewat itu pada teriak-teriak gitu ya kan," jelas Suntoro saat dihubungi siang ini.
Menurutnya karena terjadi saling teriak maka terjadi keributan. Bahkan ada lemparan antara warga. Lemparan itu mengenai kepala petugas polisi. Salah satu anggotanya sempat dilarikan ke puskesmas.
"Karena massa banyak dengan warga sedang menonton itu ramai, terus kemudian saling ada gesekan terus dari kedua belah pihak saling lempar itu saja, terus ada anggota yang terkena lemparan," terang dia.
"Tidak ada yang diamankan, situasi kondusif," Suntoro melanjutkan.
Menurutnya satu anggota polisi yang bertugas terkena lemparan benda tumpul mengenai kepala. Sempat diperiksa tim kesehatan, kondisinya baik.
"Anggota kena lemparan di kepala kita upayakan dicek karena takut kenapa-kenapa seperti itu," jelasnya.
(afn/ahr)
