Viral Mahasiswa Unnes Dikepung Massa Buntut Kirim Chat Pelecehan

Viral Mahasiswa Unnes Dikepung Massa Buntut Kirim Chat Pelecehan

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 18 Jun 2026 11:48 WIB
Ilustrasi Pelecehan dan Penelantaran Anak
Ilustrasi pelecehan verbal yang dilakukan mahasiswa Unnes Semarang. Foto: iStock
Semarang -

Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) diduga menjadi terduga pelaku pelecehan. Terduga pelaku sempat digeruduk oleh mahasiswa tengah malam tadi.

Video massa mahasiswa menggeruduk terduga pelaku itu viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini. Tampak terduga pelaku dikepung mahasiswa.

"Dini hari tadi, massa mengepung pos satpam pelaku pel*cehan terhadap seorang driver jasa titip perempuan di kawasan unnes. Pelaku berinisial MFA yang disebut-sebut mahasiswa jurusan Ilmu Keolahragaan dilaporkan mengirim pesan tidak senonoh kepada korban hingga memicu kemarahan massa," tulis akun @beritasemaranghariini, Kamis (18/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video itu dikatakan, terduga pelaku bersembunyi di pos satpam dan tak berani keluar saat dikepung puluhan mahasiswa. Pelaku pun akhirnya diamankan pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

"Pelaku bernama Muhammad Fito Alinsky, mahasiswa lIlmu Keolahragaan Unnes telah melakukan klarifikasi dan permintaan maaf kepada korban yang dilakukan secara terbuka di Simpang Tujuh Kampus Unnes," lanjut akun itu.

Terlihat terduga pelaku sempat melakukan klarifikasi di ruang terbuka dan mengaku menyesali perbuatannya. Ia juga mengaku tak akan mengulangi perbuatannya itu.

Pelecehan seksual UnnesPenampakan mahasiswa Unnes Semarang yang diduga jadi pelaku pelecehan verbal. Foto: Instagram @beritasemaranghariini

Saat dimintai konfirmasi, Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan massa mengepung pos satpam sekitar pukul 23.00 WIB semalam.

"Kemarin itu ada banyak massa kumpul di Unnes. Jadi demi keamanan pelaku, pelaku diamankan. Sudah di sini (di Polrestabes Semarang), masih proses klarifikasi," kata Sriniti saat dihubungi detikJateng, Kamis (18/6).

"(Pelaku mahasiswa Unnes) Infonya semester 2 kalau nggak salah, masih baru. Masih proses," lanjutnya.

Ia menyebut, terduga pelaku melakukan pelecehan secara verbal kepada mahasiswa lainnya. Berdasarkan chat yang tersebar, terduga pelaku melakukan pelecehan verbal melalui WhatsApp kepada pelanggan yang menggunakan jasa titipnya (jastip).

"(Pelecehan) Melalui chat, seperti yang sudah tersebar lewat medsos yang lewat chat itu," ujarnya.

"Iya awal kita klarifikasi (pelaku mengakui), klarifikasi awal seperti itu. (Apakah sempat dipukuli?) Kondisinya ini sehat sih," lanjutnya.

Ia mengatakan, sudah ada satu mahasiswa yang mengaku sebagai korban yang telah melapor ke Polrestabes Semarang. Pelaku akan diamankan di Polrestabes Semarang selama 24 jam.

"Tapi sesuai hasil keterangan awal ada beberapa yang sudah dichat yang bersangkutan juga. Tapi ini masih proses pendalaman," jelasnya.

"Ramai-ramainya sekitaran jam 23.00 WIB sampai subuh kemudian diamankan satpam. Dari pihak keamanan kampusnya menghubungi dari kepolisian," sambungnya.

Sriniti lantas mengimbau para mahasiswa yang menjadi korban untuk melapor ke Satres PPA dan PPO Polrestabes Semarang.

"Kalau memang ada korban yang lain monggo untuk menambahkan bukti-bukti tempat kami bisa melapor ke Satres PPA PPO," ucapnya.




(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads