Minyak Goreng Bantuan di Wonogiri Bau Minyak Tanah, Uji Lab Dilakukan

Minyak Goreng Bantuan di Wonogiri Bau Minyak Tanah, Uji Lab Dilakukan

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 20 Jun 2026 04:30 WIB
Pemeriksaan minyak goreng merek MinyaKita di Desa Gesing, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Pemeriksaan minyak goreng merek MinyaKita di Desa Gesing, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Foto: dok. Humas Polres Wonogiri
Wonogiri -

Penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di wilayah Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, mengeluhkan minyak goreng bantuan yang berbau aneh. Uji laboratorium kemudian dilakukan untuk mengetahui kandungan minyak tersebut.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo, mengatakan pihak kepolisian bekerja sama dengan BPOM dalam melakukan pemeriksaan ini. Sebanyak 37 pounch MinyaKita sudah disita untuk dilakukan uji laboratorium.

"Baru kita uji lab, kita masih koordinasi dengan BPOM," kata Agung saat dihubungi detikJateng, Jumat (19/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah merespons keluhan masyarakat. Pemeriksaan uji laboratorium dilakukan untuk melihat kandungan minyak goreng yang beredar.

ADVERTISEMENT

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengatakan tim gabungan telah melakukan pemeriksaan di Desa Gesing, Kecamatan Kismantoro. Pemeriksaan melibatkan pemerintah kecamatan dan desa, polisi, TNI, dan produsen.

"Berdasarkan informasi yang dihimpun, permasalahan tersebut bermula ketika pada Rabu kemarin sejumlah warga menyampaikan keluhan kepada Lurah Gesing, Jamari, terkait minyak goreng bantuan pangan yang diterima memiliki aroma menyerupai minyak tanah. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Bulog Wonogiri untuk segera dilakukan pengecekan dan penanganan," kata Anom.

Diketahui, jumlah penerima bantuan pangan (PBP) minyak goreng di Kecamatan Kismantoro sebanyak 8.665 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 10 desa dan kelurahan. Setiap KPM mendapatkan bantuan sebanyak 4 liter minyak goreng bermerek MinyaKita.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Solo, Nanang Harianto, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk menelusuri permasalahan tersebut. Minyak goreng yang sempat beredar telah dilakukan penarikan.

"Begitu menerima aduan dari Penerima Bantuan Pangan, kami langsung menurunkan tim ke lokasi hari itu juga untuk melakukan pengecekan secara langsung. Kami pastikan seluruh minyak goreng yang sudah tersalur di desa tersebut langsung ditarik dan kami ganti dengan minyak goreng yang bermutu prima saat itu juga" kata Nanang dalam siaran persnya.




(alg/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads