Seekor ular kobra sepanjang sekitar 1,5 meter masuk ke dapur rumah warga di Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Pawang ular yang dipanggil warga gagal menangkap ular itu. Damkar pun membutuhkan waktu 3 jam untuk evakuasi.
Dijelaskan Supriyono, peristiwa itu bermula ketika pemilik rumah, Mudrikah, hendak memasak di dapur, Rabu (1/7) petang kemarin. Tiba-tiba dia dikejutkan dengan adanya ular kobra yang ada di dapur tersebut. Kedatangan ular itu membuatnya panik.
Karena takut, dia pun langsung lari. Kemudian meminta bantuan warga setempat yang dikenal sebagai pawang ular. Tetangga itu pun langsung datang dan berusaha menangkap ular itu dengan hati-hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ular malah lari ke area sumur dan kemudian tercebur," kata Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, dikonfirmasi Kamis (2/7/2026).
Ular masuk ke sumur yang ada di dalam rumah ruang dapur tersebut. Akhirnya, anak pemilik rumah yakni Erviana Nurohmawati (37), menghubungi Damkar Boyolali untuk meminta tolong mengevakuasi ular kobra itu.
Setelah mendapat laporan, Damkar kemudian meluncur ke lokasi dan tiba di rumah warga Dukuh Mojowetan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit itu pukul 18.45 WIB. Sesampainya di lokasi, petugas melakukan analisa untuk menentukan cara menangkap ular berbisa mematikan tersebut.
"Evakuasi berjalan sangat lama karena ular sembunyi di gorong bekas pijakan galian sumur," imbuh dia.
Demi keselamatan, petugas memilih tidak turun langsung ke sumur berkedalaman sekitar 10 meter itu. Petugas menggunakan galah yang ujungnya diberi kantong untuk menjangkau ular yang sembunyi di celah gorong-gorong bekas pijakan saat membuat sumur itu.
Setelah sekitar 3 jam, akhirnya ular berhasil dievakuasi pukul 21.40 WIB. Ular yang masih hidup dan agresif itu kemudian dimasukkan ke galon air mineral dan diamankan ke Mako Damkar Satpol PP Boyolali.
(afn/ahr)
