Luthfi Mau Jalan Rusak Diperbaiki Sebelum Viral, Siapkan Rp 200 M

Luthfi Mau Jalan Rusak Diperbaiki Sebelum Viral, Siapkan Rp 200 M

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 02 Jul 2026 16:46 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di kantornya, Semarang, Kamis (2/7/2026).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di kantornya, Semarang, Kamis (2/7/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meminta perbaikan jalan segera diselesaikan. Pemprov Jateng disebut telah menyiapkan anggaran hampir Rp 200 miliar untuk memperbaiki jalan provinsi.

Hal itu disampaikan Luthfi saat rapat paripurna DPRD Jateng. Ia mengatakan, banyak keluhan masyarakat terkait kondisi jalan.

"Sekarang masyarakat kita itu tidak bisa 'sak dheg sak nyet'. Sak dheg sak nyet itu jalannya rusak yen isa (kalau bisa) ditangani, diviralkan, dan sebagainya," kata Luthfi di Kantor DPRD Jateng, Kamis (2/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun meminta perbaikan jalan harus segera dilakukan sebelum masyarakat memviralkan jalan-jalan yang rusak di daerahnya masing-masing.

"Public complain masyarakat kita banyak sekali terkait dengan jalan. Kami punya teori 'no viral no justice', waktu saya sebagai polisi. Viral dulu baru penegakan hukum. Tapi begitu sekarang potensi viral, kita jangan sampai terlambat," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Kendati demikian, ia mengakui pemerintah Provinsi tak bisa langsung serta-merta melakukan perbaikan. Harus ada beberapa tahapan hingga akhirnya jalan diperbaiki.

"Provinsi harus melakukan penganggaran, lelang, menentukan jalan-jalan mana yang menjadi prioritas," kata Luthfi.

Menurut Luthfi, kondisi kemantapan jalan provinsi juga sempat menurun dari 94,4 persen pada 2025 menjadi sekitar 84 persen pada 2026. Salah satu penyebabnya adalah musim hujan, ia pun membandingkan dengan Makkah yang disebut jarang hujan.

"Di Makkah itu nggak pernah ada hujan. Jalannya mulus terus karena nggak kena air. Di Indonesia di tempat kita kena (hujan), jalan semuanya hancur," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemprov Jateng telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk mengembalikan tingkat kemantapan jalan provinsi menjadi 94 persen.

"Hari ini sudah hampir Rp 200 miliar untuk memantapkan jalan kembali menjadi 94 persen. Sudah saya perintahkan dinas kita, pokoknya 94 persen lagi harus mantap sehingga tidak ada public complain masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan, prioritas perbaikan diberikan pada ruas jalan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan jalan perbatasan yang menjadi wajah Jawa Tengah.

"Jalan perbatasan yang merupakan etalasenya Jawa Tengah. Jadi Wonogiri dapat, Brebes dapat, Rembang dapat, Blora apalagi yang kemarin viral, semuanya sudah clear terkait jalan," ucapnya.

Luthfi juga meminta dinas terkait memasang penanda di lokasi proyek yang sudah memasuki tahap lelang agar masyarakat mengetahui proses perbaikan sedang berjalan.

"Jadi, harus bawa patok, tulis, tancapkan 'jalan ini sudah lelang', 'jalan ini dibangun'. Sehingga public complain masyarakat tidak ada," ucapnya.




(afn/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads