5 Korban Ledakan di Pabrik KIC Semarang Jalani Operasi Hari Ini

5 Korban Ledakan di Pabrik KIC Semarang Jalani Operasi Hari Ini

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 02 Jul 2026 20:09 WIB
Kondisi pabrik PT Raw Botanical Nusantara di Kawasan Industri Candi (KIC), Ngaliyan, Kota Semarang, usai terjadi ledakan tabung, Rabu (1/7/2026).
Kondisi pabrik PT Raw Botanical Nusantara di Kawasan Industri Candi (KIC), Ngaliyan, Kota Semarang, usai terjadi ledakan tabung, Rabu (1/7/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Polisi mengungkap ada total delapan korban terluka dalam kasus ledakan di Pabrik PT Raw Botanical Nusantara Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Lima orang disebut melakukan operasi.

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok. Ia menyebut, para korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Delapan korban luka, lima di korban telah menjalani operasi pada pagi hari ini," kata Riki melalui pesan video, Kamis (2/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedangkan seluruh korban lainnya masih mendapatkan penanganan medis secara intensif oleh dokter," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut, penyidik masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Hasil penyelidikan belum bisa menyimpulkan penyebab ledakan.

"Rencana olah TKP lanjutan belum dapat dilaksanakan dikarenakan diperlukan pengoperasionalan dan pemeriksaan terhadap peralatan produksi yang hanya bisa dilakukan oleh vendor atau teknisi yang memasang peralatan tersebut," ujarnya.

"Vendor dijadwalkan akan hadir di Kota Semarang pada pekan depan, sehingga olah TKP lanjutan akan dilaksanakan setelah pihak berkompeten hadir bersama dengan nanti kami akan berkoordinasi dengan Inafis dan Labfor," lanjutnya.

Sejauh ini, kata Riki, penyidik telah memeriksa Kepala Operasional PT Raw Botanical Nusantara. Pihaknya juga akan memeriksa saksi lain sesuai kebutuhan penyidikan dan hasil olah TKP.

"Pemeriksaan saksi lainnya akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan penyidikan dan perkembangan dari hasil olah TKP," katanya.

Riki menegaskan, penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan. Dia juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

"Kami mengajak kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi terhadap penyebab terjadinya kebakaran sebelum adanya hasil resmi dari proses penyelidikan yang sedang berlangsung," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, ledakan besar di Pabrik PT Raw Botanical Nusantara menyebabkan seorang karyawan meninggal dunia. Sementara tujuh karyawan mengalami luka bakar.

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, menyebut ledakan yang terjadi di pabrik Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang itu terjadi Rabu (1/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kami dapat info terjadi ledakan tabung sterilisasi, terus terbakar. Korban satu meninggal dunia, ada tujuh luka bakar. Kondisi korban rata-rata luka bakar ringan sampai sedang," kata Aliet di lokasi, Rabu (1/7).




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads