Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah mengagendakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) keliling Jawa Tengah pada pertengahan bulan Juli. Pihaknya juga telah mengusulkan 35 kabupaten/kota ke Jokowi.
"Secepatnya, kita siapkan secepatnya. Kami akan kontak dengan tim, mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli ini sudah bisa berjalan. Kami mengajukannya hampir 35 kabupaten/kota ya, tentu ini akan dipilih Bapak mana yang kira-kira akan didatangi," kata Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, Jumat (3/7/2026).
Yogo menyebut rencana ini telah saat pertemuan dengan langsung dengan Jokowi. Yogo menyebut saat ini tim sedang mematangkan jadwal dan teknis di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya. Yang jelas tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai Kandang Gajah," ujarnya.
Berbeda dengan kunjungan biasa, safari politik Jokowi di Jawa Tengah kali ini rencananya akan dikemas dengan sentuhan budaya lokal. Yogo membocorkan akan ada kejutan dalam setiap kunjungannya.
"Ada hal yang menarik yang bisa dikerjakan bareng-bareng. Nanti akan ada kejutan-kejutan juga terkait beberapa ritual atau adat-adat kebiasaan di masyarakat yang akan kami kemas dalam karnaval," bebernya.
Selain karnaval, momen turunnya Jokowi ini juga akan dibarengkan dengan agenda internal partai, yakni Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di tingkat DPD.
"Kemudian berbarengan dengan juga rakorda-rakorda di beberapa DPD," ucapnya.
Menurutnya, agenda keliling Jokowi di bulan Juli didasari oleh progres pembentukan struktur partai yang diklaim hampir rampung total. Yogo melaporkan kepada Jokowi mesin partai siap bekerja penuh.
"Kami melaporkan capaian kinerja DPW struktur seluruh Jawa Tengah yang sudah hampir 95 persen. Struktur mesin partai yang kami janjikan kami siap, hari ini kami laporkan ke Bapak," tegas Yogo.
Ia menambahkan, kehadiran Jokowi diharapkan menjadi suntikan energi bagi para kader di akar rumput.
"Ketika ketemu Bapak, saya pikir nanti kembali ke tempat semangat auranya juga akan berbeda," pungkasnya.
(ams/dil)
