Mbak Mozza Warga Bergas Semarang Setahun Tak Pulang, Polisi Buka Suara

Mbak Mozza Warga Bergas Semarang Setahun Tak Pulang, Polisi Buka Suara

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Selasa, 07 Jul 2026 20:00 WIB
Poster informasi orang hilang atas nama Mozza Axillia Gunarsa, warga Semarang. Diunggah Selasa (7/7/2026).
Poster informasi orang hilang atas nama Mozza Axillia Gunarsa, warga Semarang. Diunggah Selasa (7/7/2026). Foto: Dok. Polres Semarang
Semarang -

Keberadaan perempuan asal Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, bernama Mozza Axillia Gunarsa (18) yang dilaporkan hilang sejak setahun lalu masih misterius. Polisi masih melakukan penyelidikan.

Kabar mengenai hilangnya Mozza kembali beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @beritasemaranghariini. Akun itu mengunggah poster digital soal informasi hilangnya Mozza.

"Sejak Juni 2025, seorang perempuan bernama Mozza hilang dan sampai sekarang belum diketemukan keberadaannya. Pihak keluarga pun kabarnya sampai saat ini belum ada informasi keberadaan putri mereka yang sudah dilaporkan ke Polres Semarang. Lekas kembali Mba Mozza...," tulis takarir unggahan tersebut dilihat detikJateng, Selasa (7/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poster yang diunggah itu diketahui diterbitkan oleh Polres Semarang. Poster itu menampilkan foto, identitas, ciri-ciri, hingga kronologi menghilangnya Mozza.

Disebutkan bahwa Mozza Axillia Gunarsa lahir di Kabupaten Semarang pada 20 Juli 2007. Ia beralamat di Gebugan RT 4 RW 01, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

ADVERTISEMENT

Mozza memiliki tinggi badan 160 sentimeter dengan berat badan 50 kilogram. Warna kulitnya sawo matang serta berambut ikal panjang. Mata Mozza berwarna cokelat. Ciri khusus yang dimiliki yaitu tahi lalat di pipi kanan dan tanda lahir atau toh bintik-bintik warna cokelat di pelipis kanan.

Mozza diketahui meninggalkan rumah pada Rabu 25 Juni 2025 sekitar pukul 10.00 WIB setelah berpamitan kepada orang tuanya melalui pesan WhatsApp. Kala itu, ia mengatakan hendak mengantarkan laptop milik temannya di sekitar kawasan Makodam Semarang.

Mozza pergi mengenakan baju putih lengan panjang, hijab, dan celana dengan warna yang tidak diketahui, serta sandal warna krem bermerek Reebok. Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 berwarna hitam bernomor polisi H 5344 ALC, namun tidak membawa STNK.

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana mengatakan bahwa penanganan peristiwa ini turut melibatkan sejumlah Direktorat di Polda Jawa Tengah. Namun, Mozza belum ditemukan hingga saat ini.

"Terkait laporan tersebut, penanganannya sudah di-backup oleh Dit Reskrimum, Dit Ressiber, dan Dit Res PPA-PPO. Kasus ini juga mendapat atensi dari Direktur," kata Bodia kepada awak media, Selasa (7/7/2026).

"Sampai saat ini yang bersangkutan belum ditemukan. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan," imbuhnya.

Bodia membeberkan pencarian korban sudah dilakukan hingga ke wilayah Jawa Timur. Ayah Mozza, Singgih (42), juga ikut ke Jatim saat itu.

"Yang bersangkutan, Singgih (ayah Mozza) juga pernah mengikuti kegiatan kami hingga ke Jawa Timur," ungkap Bodia.

Salah satu kendala pihak kepolisian dalam mencari keberadaan Mozza yakni tidak ada akses yang bisa dilacak. Bodia menyampaikan bahwa ponsel Mozza sudah dibuang.

"Satu-satunya akses berupa telepon seluler milik yang bersangkutan sudah dibuang dan berhasil kami temukan pada tahun lalu," terang Bodia.

Bodia enggan berspekulasi terkait motif Mozza meninggalkan rumah. Ia hanya menyampaikan jika orang yang disebut memiliki janji bertemu dengan Mozza ternyata tidak pernah janjian dengan remaja perempuan itu.

"Kami tidak bisa berasumsi terkait motif dari yang bersangkutan, Saudari Mozza. Namun, berdasarkan informasi awal, yang bersangkutan sempat berpamitan hendak ke rumah temannya karena mengaku sudah memiliki janji. Namun setelah kami lakukan penelusuran, temannya mengaku tidak pernah memiliki janji dengan yang bersangkutan," jelas Bodia.

Diberitakan sebelumnya, Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, dilaporkan hilang. Ia disebut pamit ke daerah dekat Kodam tetapi tak kunjung pulang ke rumahnya hingga kini.

Ayah Mozza, Singgih (42), sempat menceritakan kronologi menghilangnya putri semata wayangnya yang pamit sejak Rabu (25/6/2025).

"Anak saya pamit baik-baik. Katanya mau mengantar temannya, Ayu, ke (dekat) Kodam untuk mengembalikan laptop," kata Singgih saat ditemui, Kamis (3/7/2025).

Menurut Singgih, perkembangan terakhir dari polisi yang didapatnya hanya sebatas dompet Mozza yang ditemukan di Semarang Utara, Minggu (29/6/2025).

"Dari kepolisian sendiri memang belum ada perkembangan apa-apa. Terakhir yang KTP dan HP-nya ditemukan di Semarang Utara," kata Singgih saat dihubungi detikJateng, Selasa (3/2/2026).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Semarang, AKP Budiyono, mengatakan bahwa dompet berisi KTP milik Mozza tercecer di Jalan Dr Cipto, Kota Semarang.

"Informasinya juga sudah disebar, termasuk kemarin yang anak hilang dari Cirebon yang jalan itu juga kita minta tolong dari Polres Cirebon, menowo (barangkali) seperti itu, juga sudah. Tapi masih belum ada titik terang," kata Budiyono saat dihubungi detikJateng.

"Terakhir yang HP-nya dibuang itu, dompet dan KTP-nya tercecer. Yang kita sampai olah TKP ke sana, ngecek CCTV dan lain sebagainya, juga nggak ada tanda kekerasan atau gimana," lanjutnya.




(dil/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads