Sosok perempuan eks artis berinisial F tersangka kasus penipuan online atau scammer jaringan internasional yang bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo akhirnya terungkap. F tidak lain adalah Fabiola Elizabeth Agnes eks istri personel Smash Reza.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto membenarkan mantan artis berinisial F yang telah diungkap dalam rilis kasus scamming di Solo Baru adalah Fabiola Elizabeth Agnes.
Diketahui, Fabiola merupakan warga negara Jerman yang sudah lama tinggal di Indonesia dan sempat menikah dengan Reza, anggota boyband Smash. Keduanya menikah pada 2018 dan cerai pada 2020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Apakah benar model berinisial F adalah Fabiola mantan istri Reza Smash?) Bisa dibenarkan," kata Artanto melalui pesan singkat kepada detikJateng, Selasa (2/6/2026).
Adapun, tersangka model dalam foto yang ditampilkan dalam jumpa pers di Mapolda, Senin (1/6) lalu juga mirip dengan perawakan Fabiola, dilihat dari beberapa tato di tangan dan lehernya.
Artanto mengatakan, Fabiola telah menjadi model dari awal kasus penipuan itu bermula sehingga ia termasuk dalam komplotan penipu tersebut.
"(Sudah tahu dan menjadi model dari awal?) Betul," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Ditressiber Polda Jateng mengungkap jaringan scammer internasional yang bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo. Tersangka menggunakan modus pendekatan emosional kepada para korban hingga berhasil menipu dan meraup keuntungan hingga Rp 41 miliar.
Perusahaan tersebut bernama PT Digi Global Konsultan yang berlokasi di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. Dari perusahaan itu, para pelaku melakukan penipuan terorganisir dengan jaringan lintas negara.
Direktur Direktorat Reserse Siber (Dit Ressiber) Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Himawan Susanto Saragih menyebut komplotan scammer jaringan internasional itu menggandeng seorang wanita mantan artis untuk menjadi model guna memikat korban. Wanita mantan artis itu berinisial F.
F juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia berperan sebagai model untuk melakukan video call guna meyakinkan korban.
"Jadi model yang dapat kami amankan ini tugasnya adalah melayani video call sesuai dengan yang dikehendaki korban," kata Himawan dalam jumpa pers di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin (1/6).
(apl/aku)
