Kematian Aminah (57) akhirnya terungkap akibat sate beracun yang diracik menantunya sendiri, PW (40). Driver ojek online (ojol) yang mengantarkan sate tersebut ke rumah korban di Boyolali ternyata sempat curiga kepada pelaku karena sebuah kejanggalan. Apa itu?
"Saksi driver Gojek pada saat itu sudah merasa curiga. Mengingat pengirim yang ditemui adalah laki-laki. Namun, akun yang memesan ini adalah perempuan," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, pada Senin (8/6/2026).
Driver ojol itu sempat bertanya pada pelaku tentang pengiriman sate tersebut. Kepada driver ojol, PW mengaku sebagai anak korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersangka menggunakan nama akun dengan nama perempuan yakni Luriyanti Putri. Sementara foto akun tersebut merupakan adik ipar pelaku atau putri kedua korban.
Sate itu dikirimkan oleh tersangka pada hari Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 18.16 WIB dan diterima oleh korban pukul 18.32 WIB.
Saat menerima sate tersebut, korban sempat bertanya pada putrinya Luriyanti Putri yang namanya memang menjadi pengirim paket sate.
Namun Luriyanti menjawab dirinya tidak mengirim sate. Kemudian Luriyanti menghubungi kakaknya atau istri tersangka tapi tak mendapat jawaban.
Tak hanya itu, Luriyanti juga sempat menghubungi pelaku. Namun pelaku juga membantah pengiriman tersebut darinya.
"Kemudian saksi LP (Luriyanti) menghubungi korban dan melarang memakan sate tersebut dan menyuruh untuk membuangnya," paparnya.
Namun ternyata korban tetap memakan sate itu. Korban yang kemudian meninggal dunia sempat dimakamkan.
Hingga akhirnya atas dasar kecurigaan keluarga, makam korban dibongkar untuk diusut polisi. Dari situlah, terungkap penyebab kematian korban adalah sate beracun yang dikirim oleh menantunya sendiri.
(aku/apl)