Blendus Pembunuh Bilqis Bocah Sragen Sebulan Rencanakan Aksi Perampokan

Blendus Pembunuh Bilqis Bocah Sragen Sebulan Rencanakan Aksi Perampokan

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 12 Jun 2026 15:54 WIB
Polres Sragen menunjukkan barang bukti kasus perampokan yang menewaskan bocah Bilqis (11), Jumat (12/6/2026).
Polres Sragen menunjukkan barang bukti kasus perampokan yang menewaskan bocah Bilqis (11), Jumat (12/6/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Sragen -

Suparman alias Blendus (53), perampok yang menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari (11) di Desa Dawung, Jenar, Sragen, ternyata sudah merencanakan aksinya sejak sekitar sebulan sebelum kejadian.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari mengatakan, berdasarkan fakta penyidikan, tersangka tega menghabisi nyawa korban menggunakan sabit hanya demi menguasai sepeda motor Vario dan ponsel milik korban.

Dewiana menjelaskan, peristiwa tragis yang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, ini bermula saat tersangka mengetahui dari ayah tiri korban bahwa korban baru saja dibelikan sepeda motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk melakukan niat mencurinya tersebut, Suparman alias Blendus melakukan survei ke rumah korban dengan pura-pura main dan menemui ayah tiri korban sekitar sebulan sebelum kejadian, di mana ketika main ke rumah korban tersebut tersangka Suparman alias Blendus mempelajari situasi rumah korban," ungkapnya di Mapolres Sragen, Jumat (12/6/2026).

ADVERTISEMENT

Pada hari kejadian, Blendus mendatangi rumah korban dan berpura-pura meminjam sabit. Begitu korban menyerahkan sabit dan kembali rebahan di kasur lantai, tersangka langsung menyerang wajah korban secara bertubi-tubi hingga tewas.

"Ketika akan masuk, tersangka sempat menengok ke dalam rumah melalui pintu depan yang sebagian pintunya terbuka sedikit dan tersangka melihat di dalam rumah ada korban. Karena mengetahui di dalam rumah ada korban, timbullah ide untuk membunuh korban. Karena tersangka Suparman alias Blendus khawatir jika korban tidak dibunuh terlebih dahulu, maka akan menimbulkan masalah bagi tersangka Suparman alias Blendus, yang menurutnya bisa teriak dan Suparman alias Blendus takut dimassa," jelasnya.

"Untuk melakukan niatnya membunuh korban, maka timbul ide tersangka Suparman alias Blendus untuk berpura-pura meminjam sabit bendo kepada korban," sambungnya.

Setelah melakukan aksi kejamnya, pelaku sempat menyiram darah di lantai, menyelimuti korban, lalu membawa kabur motor Vario korban untuk dijual ke daerah Sumberlawang.

"Setelah menguasai sepeda motor korban, tersangka Suparman alias Blendus membuang pakaiannya di Sungai Bengawan di daerah Jembatan Drojo, Jenar, Sragen dan pergi
ke rumah saudara Sidi yang ada di Tegalrejo, Bedoro, Sambungmacan untuk meminta tolong mengambilkan sepeda motor Supra yang ditinggal di bukit di belakang rumah TKP," ucap Dewiana.




(dil/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads