Akhir Pelarian Komplotan Pembunuh Mbah Eddy Bos Bengkel Purwokerto

Akhir Pelarian Komplotan Pembunuh Mbah Eddy Bos Bengkel Purwokerto

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 01 Jul 2026 10:34 WIB
Polisi memasang garis polisi di rumah lansia yang ditemukan tewas penuh luka memar di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Sabtu (27/6/2026).
Polisi memasang garis polisi di rumah lansia yang ditemukan tewas penuh luka memar di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Sabtu (27/6/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Solo -

Tiga pria yang diduga terlibat dalam pembunuhan Eddy Yono Subagyo alias EM (67) bos bengkel di Kelurahan Arcawinangun, Purwokerto Timur, Banyumas, ditangkap polisi di Banten. Adapun istri Eddy, Ifaryanti alias Yanti (61), sudah ditetapkan tersangka. Yanti diduga mendalangi kasus pembunuhan ini.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Ardi Kurniawan belum membeberkan peran dan identitas ketiga terduga pelaku itu. Dia mengatakan kasus ini akan segera diungkap oleh Kapolresta Banyumas.

"Kita sudah mengamankan tiga pelaku saat sedang dalam proses pemeriksaan. Di tangkap di Provinsi Banten, pria semua," Kata Ardi saat dihubungi, Selasa (30/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keterangan lebih lanjut akan disampaikan oleh pak Kapolresta dalam waktu dekat," imbuhnya.

Kesaksian Tetangga Mbah Eddy

Diketahui, Eddy diketahui meninggal secara tidak wajar pada Sabtu (27/6) lalu. Korban diduga dibunuh karena saat ditemukan penuh luka memar di kepala.

ADVERTISEMENT

Ketua RT 03 RW 09 Kelurahan Arcawinangun, Nartim, mengatakan dirinya mendapat kabar adanya warga meninggal pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Saya dibangunin, diketuk pintunya itu jam 2 pagi. Terus ke lokasi. Karena di RT ada petugas keamanan, kita musyawarah dulu. Tidak ada yang berani masuk, akhirnya sepakat melihat dari luar, difoto dulu baru keluar lagi. Tidak ada yang berani pegang jasadnya," kata Nartim saat ditemui di kediamannya, Sabtu (27/6).

"Jasadnya berada di kamar tidur. Ada luka di kepala, memar di bagian kepala. Tubuhnya sudah ditutupi kain, kemungkinan sama istrinya. Untuk melihat lukanya kainnya dibuka sedikit," sambungnya.

Nartim menjelaskan, saat itu warga juga mengetahui ada darah yang mengalir dari telinga korban. Ia menambahkan, istri korban saat itu sempat meminta warga supaya kasus ini tidak dilaporkan ke polisi.

"Istrinya sempat bilang ke tetangga dan saya, minta jangan lapor polisi. Dia bilang agar cepat dimandikan dan dikubur. Jangan sampai tahu polisi, nanti urusannya panjang," ucap Nartim, Minggu (28/6).

Nartim menyebut korban selama ini tinggal berdua bersama istrinya. Sementara kedua anaknya berada di luar daerah, yakni di Kalimantan dan Temanggung. Ia juga memastikan warga tidak mendengar keributan atau suara gaduh dari rumah Eddy sebelumnya.

Istri Dalangi Pembunuhan Mbah Eddy

Dalam proses pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, istri korban Ifaryanti alias IF (61) ditetapkan tersangka. Meski begitu, tersangka disebut tidak terlibat dalam eksekusi suaminya.

"Dari hasil penyelidikan dan gelar perkara, kami menetapkan satu orang tersangka, yakni istri sah korban sendiri IF alias Y (61). Penetapan ini didasarkan pada alat bukti yang cukup serta hasil pemeriksaan saksi-saksi," kata Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi dalam keterangannya, Senin (29/6).

"Peran pelaku adalah merencanakan dengan pelaku lain. Dari hasil pemeriksaan tersangka tidak ikut mengeksekusi suaminya," sambungnya.
Petrus menyebut tersangka turut serta menghilangkan nyawa korban secara terencana.

"Ini bukan tindakan spontan, melainkan telah dipersiapkan sebelumnya," ungkapnya.

Petrus mengungkapkan, Ifaryanti diduga ingin mengakhiri rumah tangganya karena hendak menjalin hubungan dan menikah dengan pria lain.

"Menurut hasil penyelidikan sementara, motif di balik peristiwa ini diduga berkaitan dengan keinginan tersangka untuk menjalin hubungan dan menikah dengan pihak lain, yang saat ini penanganannya masih dalam berkas terpisah," kata Petrus.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads