Walkot Agustina Jamin Korban Longsor Sukorejo Aman: Penanganan Terus Berjalan

Walkot Agustina Jamin Korban Longsor Sukorejo Aman: Penanganan Terus Berjalan

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 05 Mei 2026 20:25 WIB
Walkot Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi terdampak longsor di Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Selasa (5/5/2026).
Walkot Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi terdampak longsor di Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Selasa (5/5/2026). Foto: Dok. Pemkot Semarang
Semarang -

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, langsung meninjau lokasi tanah longsor yang mengakibatkan tiga rumah rusak berat di Kalialang Lama, Kecamatan Gunungpati, hari ini. Agustina memastikan warga terdampak tetap aman dan penanganan terus berjalan.

Dalam kunjungannya, Agustina menyapa warga, mendengarkan cerita mereka, sekaligus memastikan penanganan berjalan cepat dan tidak ada kebutuhan yang terabaikan. Dia menegaskan, keselamatan warga tidak hanya menjadi prioritas, tetapi juga harus dijaga tanpa kompromi.

Walkot Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi terdampak longsor di Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Selasa (5/5/2026).Walkot Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi terdampak longsor di Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Selasa (5/5/2026). Foto: Dok. Pemkot Semarang

"Yang paling penting saat ini warga dalam kondisi aman. Kami tidak ingin penanganan ini berlarut. Apa yang bisa dilakukan di tingkat kota, langsung kami kerjakan agar warga tidak harus menunggu," ungkap Agustina dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Selasa (5/5/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bencana tersebut berdampak terhadap 11 warga. Warga pun mulai mengungsi ke tempat lebih aman sejak awal Mei.

Walkot Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi terdampak longsor di Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Selasa (5/5/2026).Walkot Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi terdampak longsor di Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Selasa (5/5/2026). Foto: Dok. Pemkot Semarang

ADVERTISEMENT

Pemerintah Kota Semarang langsung bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi, seperti logistik harian hingga akses air bersih. Semua kebutuhan tersebut berupaya dipenuhi agar warga tetap bisa menjalani aktivitas dengan layak meski dalam keterbatasan.

Agustina juga meminta jajarannya menyiapkan lokasi pengungsian yang aman dan nyaman dengan memanfaatkan fasilitas di sekitar, sehingga warga tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini.

Pemkot Semarang juga menguatkan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, mengingat lokasi berada di kawasan daerah aliran sungai yang membutuhkan penanganan lintas kewenangan.

Pemkot Semarang juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang. Penguatan struktur tanah seperti talud atau bronjong akan diusulkan di titik-titik rawan untuk mencegah longsor susulan dan memberikan rasa aman bagi warga ke depan.

Seluruh perangkat daerah pun diminta tetap siaga dan terus memantau perkembangan di lapangan.

"Keselamatan warga adalah yang utama. Kami ingin memastikan mereka merasa aman, kebutuhan terpenuhi, dan ada kepastian bahwa penanganan ini terus berjalan," pungkas Agustina.

Sementara itu Ketua RT setempat, Sabar Wahyudi, mengatakan warga terdampak telah diungsikan secara bertahap.

"Setelah kejadian itu, warga yang terdampak langsung kami ungsikan satu per satu. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," kata Sabar.




(dil/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads