Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Fun Run bersama tim Sungai Watch yang juga diikuti tiga pelari mancanegara. Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menegaskan kegiatan tersebut merupakan komitmennya untuk menjaga alam agar tetap bisa dinikmati generasi mendatang.
Fun Run menempuh jarak 5 kilometer, dimulai dari Kantor Kecamatan Kandeman hingga Rumah Dinas Bupati Batang.
Adapun ketiga pelari mancanegara yang mengikuti event lari itu yakni Gary Bencheghib bersama Kelly dan Sam. Ketiganya tengah menjalankan misi lingkungan bertajuk Run for Rivers dan tengah menempuh perjalanan dari Bali menuju Jakarta sejauh 1.200 kilometer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faiz menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam menjaga lingkungan.
"Setiap langkah kita adalah komitmen agar anak cucu kita tetap bisa merasakan alam yang sama seperti yang kita nikmati saat ini. Ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan," kata Faiz dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (6/5/2026).
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), memberikan sambutan usai Run Fun di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang. Foto: Dok. Pemkab Batang |
Faiz turut mengapresiasi tim Sungai Watch yang mengampanyekan kebersihan sungai dan lingkungan hidup hingga ke berbagai daerah, termasuk Kabupaten Batang.
"Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan mendorong kolaborasi lintas pihak dalam menangani persoalan sampah, baik di sungai maupun di darat," harapnya.
Selain itu, Pemkab Batang turut menyiapkan beberapa program pengelolaan sampah. Seperti halnya pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan Sentul yang sedang dalam proses lelang, dengan target awal penerapan di empat kecamatan berbasis konsep "zero sampah".
"Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan Reduce, Reuse, Recycle (TPST 3R) di beberapa titik untuk mengatasi permasalahan sampah di pinggir jalan, seperti di wilayah Pasekaran, Kauman, dan sekitar RSUD," jelas Faiz.
Selanjutnya, Gary Bencheghib mengatakan, hingga hari ke-40 perjalanan timnya telah menempuh sekitar 850 kilometer dan kini menyisakan kurang lebih 380 kilometer menuju Jakarta. Dia mengapresiasi dukungan Pemkab Batang dan komunitas lokal yang memeriahkan kegiatan tersebut.
"Kami merasa sangat didukung di Batang. Ini memberi energi tambahan bagi kami untuk terus menyuarakan pentingnya menjaga sungai," ungkapnya.
Gary menyebut, kampanye Run for Rivers kini telah diikuti pelari dari berbagai negara, seperti Swiss, Belgia, Argentina, Australia, dan Jepang, sebagai bentuk dukungan global terhadap pelestarian sungai di Indonesia.
Gary turut menyoroti banyaknya masalah sampah di sepanjang jalur Pantura. Dia menilai masalah tersebut menjadi tantangan besar dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami melihat tumpukan sampah di banyak titik, bahkan ada yang mencapai beberapa meter. Ini perlu menjadi perhatian bersama," tegasnya.
Gary pun berencana untuk kembali ke Batang guna memetakan kondisi sungai secara lebih menyeluruh serta mendorong aksi nyata yang berkelanjutan.
Pemkab Batang berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
(apl/alg)
