Cerita Pemudik Tersesat di Hutan Pemalang, Selamat Usai Hubungi 110

Cerita Pemudik Tersesat di Hutan Pemalang, Selamat Usai Hubungi 110

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Senin, 23 Mar 2026 12:58 WIB
Polisi mengevakuasi warga Banyumas, Arif Irawan (37), dan keluarganya saat tersesat di tengah hutan di Pemalang, Minggu (22/3/2026) malam.
Polisi mengevakuasi warga Banyumas, Arif Irawan (37), dan keluarganya saat tersesat di tengah hutan di Pemalang, Minggu (22/3/2026) malam. (Foto: dok. Polda Jateng)
Pemalang -

Perjalanan mudik Arif Irawan (37) bersama istri dan anaknya sempat berubah mencekam saat sempat tersesat di sebuah hutan di Kabupaten Pemalang. Mereka tersesat usai mengikuti jalur alternatif dan selamat usai meminta pertolongan lewat panggilan 110.

Peristiwa itu terjadi saat Arif berangkat dari Banyumas menuju Pekalongan pada Minggu (22/3/2026) malam. Awalnya perjalanan berjalan lancar, tetaoi situasi berubah ketika ia memilih rute alternatif melalui Desa Pabuaran yang ditunjukkan aplikasi peta.

"Sempat berhenti untuk beristirahat dan menunaikan salat Maghrib, sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Awalnya perjalanan terasa biasa saja, namun perlahan jalan yang dilalui semakin sempit, gelap, dan sunyi," kata Arif dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalanan terus terasa mencekam hingga akhirnya mereka masuk kawasan hutan dan perbukitan di Desa Parunggalih, Kecamatan Bodeh. Karena merasa tidak aman, Arif berusaha putar balik.

ADVERTISEMENT

"Tapi keputusan datang terlambat, hujan tiba-tiba turun, membuat jalan tanah berubah menjadi licin dan berlumpur," ungkapnya.

Sepeda motor yang dikendarainya pun beberapa kali tergelincir. Dalam kondisi gelap tanpa penerangan dan bantuan, Arif akhirnya mencoba menghubungi layanan darurat 110. Panggilan tersebut langsung direspons operator Polres Pemalang.

Polisi mengevakuasi warga Banyumas, Arif Irawan (37), dan keluarganya saat tersesat di tengah hutan di Pemalang, Minggu (22/3/2026) malam.Polisi mengevakuasi warga Banyumas, Arif Irawan (37), dan keluarganya saat tersesat di tengah hutan di Pemalang, Minggu (22/3/2026) malam. Foto: dok. Polda Jateng

Anggota yang menerima panggilan itu kemudian meneruskan informasi ke jajaran Polsek Bodeh, sehingga petugas pun segera bergerak menuju lokasi.

Polisi menyusuri medan sulit berupa jalan berlumpur dan kawasan hutan gelap untuk mencari keberadaan Arif dan keluarganya. Hingga akhirnya mereka berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Petugas kemudian mengevakuasi Arif bersama istri dan anaknya ke tempat yang lebih aman, yakni rumah perangkat desa setempat untuk beristirahat. Polisi bersama warga juga kembali ke lokasi untuk mengevakuasi sepeda motor milik Arif yang tertinggal di jalur hutan.

Meski harus melewati medan licin dan berat, kendaraan tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan. Setelah situasi aman, Arif dan keluarganya bahkan diantar hingga tiba di rumah tujuan mereka di Desa Sidomulyo, Pekalongan.

"Terima kasih, Kalau bukan karena bantuan polisi, mungkin tidak ada lagi yangenolong kami," ungkap Arif.

Kasatgas Humas Ops Ketupat Candi 2026 Polda Jateng, Kombes Artanto, pun mengimbau para pemudik agar tetap menggunakan jalur resmi demi keselamatan selama perjalanan.

"Kami mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para pemudik, untuk tetap menggunakan jalur yang aman dan resmi. Jangan mudah tergiur jalur alternatif yang belum tentu aman, apalagi dalam kondisi cuaca yang tidak menentu," tutur Artanto.

Artanto juga meminta masyarakat segera memanfaatkan layanan darurat jika menghadapi situasi genting.

"Apabila menghadapi situasi darurat, segera manfaatkan layanan 110. Polri akan selalu hadir, memberikan pertolongan secepat mungkin demi keselamatan masyarakat," tegasnya.




(azu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads