Persijap Dihukum 5 Laga Tanpa Penonton-Denda Buntut Rusuh Lawan Persis

Persijap Dihukum 5 Laga Tanpa Penonton-Denda Buntut Rusuh Lawan Persis

Dian Utoro Aji - detikJateng
Sabtu, 14 Mar 2026 13:11 WIB
Persijap Jepara saat bermain. Foto diunggah Sabtu (14/3/2026).
Persijap Jepara saat bermain. (Foto: dok. Persijap Jepara)
Jepara -

Persijap Jepara mendapatkan sanksi larangan penonton selama 5 pertandingan hingga denda uang ratusan juga buntut ricuh selepas pertandingan melawan Persis Solo pada 5 Maret 2026 lalu.

Sanksi itu pun diunggah pada akun resmi Persijap Jepara. Potongan itu berjudul salinan keputusan komite disiplin Super League 2025/2025 laga antara Persijap Jepara melawan Persis Solo.

Pada unggahan tersebut ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan denda. Persijap pun mendapatkan larangan penonton dalam 5 pertandingan saat menjadi tuan rumah. Adapun salinan keputusan tersebut sebagai berikut;

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persis Solo denda Rp 25 juga. Gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan yang menyebabkan terganggunya keamanan dan kenyamanan perangkat pertandingan dan tim tamu yaitu terjadi perusakan kendaraan perangkat pertandingan serta Tim Persis Solo tertahan di dalam stadion selama 4 jam. Denda Rp 40 juta," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Sabtu (14/3/2026).

ADVERTISEMENT

Selain itu ada beberapa poin yang menjadi sorotan Komdis, mulai dari kerusuhan hingga penempatan arah perangkat pertandingan yang berujung sanksi puluhan juta.

"Setelah pertandingan berakhir terjadi penempatan ke arah perangkat pertandingan yang sedang menuju tunnel yang dilakukan oleh suporter Persijap Jrpsda dari tribun Barat. Denda Rp 30 juta," jelasnya.

"Terjadi kerusuhan saling efek dan saling melakukan penempatan antara suporter Persijap Jepara di tribun VIP Barat dan Super Persis Solo di tribun via Selatan. Terjadi perusakan fasilitas Stadion serta perusakan kendaraan perangkat pertandingan. Denda Rp 100 juta dan larangan tanpa penonton saat menjadi tuan rumah sebanyak 5 pertandingan," demikian keterangan dalam akun Persijap Jepara

Respons Manajemen Persijap

Menanggapi hal tersebut, Manajemen Persijap, Chief Media Officer Persijap Jepara, Xenia Veryano mengatakan menghormati proses yang berjalan di bawah kewenangan Komisi Disiplin PSSI. Pihaknya meyakini setiap keputusan yang diambil merupakan bagian dari upaya menjaga integritas, ketertiban, dan profesionalisme kompetisi sepakbola di Indonesia.

"Persijap memandang bahwa rivalitas di dalam lapangan merupakan bagian dari dinamika olahraga yang sehat. Namun di luar lapangan, nilai persaudaraan antar klub dan suporter harus tetap dijaga. Hubungan antara Persijap dan Persis Solo selama ini dibangun di atas semangat kebersamaan sebagai representasi kebanggaan daerah di Jawa Tengah," kata Xenia.

Menurutnya, rivalitas dalam sepakbola seharusnya menjadi energi positif untuk memajukan olahraga ini, bukan sebaliknya.

"Pada dasarnya Persijap Jepara dan Persis Solo memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan sepak bola di Jawa Tengah. Kami melihat Persis bukan hanya sebagai rival di lapangan, tetapi juga sebagai saudara dalam ekosistem sepak bola daerah," ujar Xenia.

Xenia mengatakan Persijap juga berharap bahwa peristiwa yang terjadi dapat menjadi bahan refleksi dan evaluasi bersama bagi seluruh elemen sepak bola nasional, khususnya komunitas suporter di berbagai daerah.

Baik dalam kompetisi liga maupun ketika mendukung Tim Nasional Indonesia, semangat sportivitas, kedewasaan, dan rasa saling menghormati harus selalu menjadi fondasi utama.

"Sepakbola pada akhirnya adalah ruang pemersatu. Melalui semangat persaudaraan dan dukungan yang positif, kita dapat bersama-sama membangun atmosfer sepakbola Indonesia yang aman, bermartabat, dan membanggakan di mata dunia," jelasnya.

Dia mengatakan Persijap mengajak seluruh suporter, pecinta sepakbola, serta seluruh elemen yang terlibat di dalamnya untuk terus menjaga semangat kebersamaan demi masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik.




(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads