Persis Solo mendapat kabar positif terkait kondisi kiper utamanya, Muhammad Riyandi, yang sempat pingsan saat laga kontra Bali United. Dokter tim, dr Iwan Wahyu Utomo, menyatakan Riyandi kondisinya makin membaik.
Usai menjalani observasi dan rontgen selama 3 jam di RS JIH Solo, Riyandi sudah diizinkan pulang. Namun tim dokter masih melakukan pemantauan 2x24 jam, sejak Riyandi salah jatuh dalam laga melawan Bali United di Stadion Manahan Solo, pada Kamis (12/3).
"Riyandi sampai saat ini tidak ada keluhan. Kemarin keluar dari RS ada observasi 2x24 jam. Untuk pusing dan mual, sampai saat ini tidak ada keluhan dia baik-baik saja," kata Iwan, saat dihubungi detikJateng, Sabtu (14/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, kiper berusia 26 tahun itu sudah diizinkan untuk mengikuti latihan tim hingga libur Lebaran nanti. Iwan menerangkan, untuk saat ini Riyandi masih menjalani latihan terpisah selama masa pemulihan.
"Karena ini kondisinya baru pemulihan, untuk latihan besok, besoknya lagi, atau selama latihan terakhir, dia fokus untuk menjaga level fitnesnya saja, tidak terlalu berat untuk dia. Memang kita masih latihan sampai Rabu mungkin," ucapnya.
Kompetisi Super League akan libur dua pekan saat libur Lebaran ini. Persis Solo akan kembali bertanding melawan PSM Makassar pada Sabtu (4/4). Situasi itu akan dimanfaatkan untuk pemulihan kiper kelahiran Bogor tersebut.
"Laga berikutnya dia tidak ada masalah. Setelah Lebaran kita libur satu minggu, dan akan kita lihat lagi. Secara medis sudah aman, dia tidak ada masalah untuk main di laga selanjutnya," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, insiden itu terjadi pada menit 81. Bermaksud memotong bola udara, Riyandi terjebak kemelut dan mengakibatkan dia bertabrakan dengan penggawa Bali United Van Djin. Akibatnya, Riyandi salah posisi jatuh.
Iwan menjelaskan, mengatakan Riyandi mengalami cedera setelah jatuh dengan posisi pundak dan leher terlebih dahulu membentur tanah pada Kamis (12/3) malam.
"Setelah terjatuh, Riyandi sempat mengalami pingsan selama kurang lebih 1-2 menit dengan mulut tertutup. Ada dugaan lidah tertelan atau tongue swallowing karena benturan kepala," kata Iwan, saat dihubungi detikJateng, Jumat (13/3).
Riyandi langsung mendapatkan perawatan medis oleh dokter tim. Kemudian sebuah ambulans masuk ke lapangan untuk membawa Riyandi ke rumah sakit. Riyandi akhirnya digantikan oleh Vulkasin Vranes pada menit ke-86.
(apu/apu)
