Patung Dewa di Klenteng Poo An Kiong Blitar Dimandikan Jelang Imlek

Patung Dewa di Klenteng Poo An Kiong Blitar Dimandikan Jelang Imlek

Fima Purwanti - detikJatim
Kamis, 12 Feb 2026 15:15 WIB
Prosesi memandikan patung dewa di Klenteng Poo An Kiong
Prosesi memandikan patung dewa di Klenteng Poo An Kiong. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Puluhan patung dewa dibersihkan di Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar. Ini dilakukan untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Patung dewa dengan berbagai ukuran dimandikan dengan air bunga satu per satu.

Pengurus dan umat Tionghoa kompak membersihkan seluruh bagian Klenteng Po An Kiong. Sebelumnya, mereka telah melaksanakan ibadah sebagai awal prosesi pembersihan. Dilanjutkan dengan kegiatan membersihkan Klenteng. Termasuk membersihkan patung dewa hingga keperluan ibadah lainnya.

"Hari ini kami melaksanakan tradisi budaya untuk bersih-bersih. Dimulai dari bersih diri, rumah dan tempat ibadah. Sesuai kesepakatan, kami melaksanakan bersih-bersih kiem sien (patung dewa) dan seluruhnya," kata salah satu Rohaniawan Klenteng Poo An Kiong, Endang Titis Bodro Triwarsi kepada detikJatim di lokasi, Kamis (12/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Titis menyebut, ada puluhan patung dewa yang dibersihkan. Mulai dari yang ukuran kecil hingga besar. Para jemaat menggunakan kuas hingga kain lap untuk membersihkan patung dari debu. Kemudian, patung tersebut dicuci dengan air bunga satu per satu.

"Setelah dibersihkan dan dikeringkan, patung-patung itu ditata kembali di tempat semula. Para jemaat juga membersihkan seluruh ruangan di dalam Klenteng," terangnya.

ADVERTISEMENT

Proses pembersihan itu dilakukan rutin setiap menjelang Imlek. Sementara, sembahyang menjelang pergantian tahun baru Imlek akan dilaksanakan pada 16 Februari. Menurut Titis, perayaan Imlek kali ini berbeda karena dapat dilaksanakan di bangunan baru Klenteng Poo An Kiong.

"Tentu kami bersyukur karena saat ini sudah bisa beribadah di Klenteng Poo An Kiong lagi, karena sebelumnya masih di ruko yang tempatnya terbatas. Tapi sekarang bangunan Klenteng Poo An Kiong sudah cukup luas dan bagus untuk kami beribadah," tandasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads