Setelah Wilayah Barat, Giliran Kawasan Pasuruan Timur Banjir

Setelah Wilayah Barat, Giliran Kawasan Pasuruan Timur Banjir

Muhajir Arifin - detikJatim
Senin, 23 Feb 2026 10:33 WIB
Banjir di Pasuruan
Banjir di Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Pasuruan -

Setelah banjir di wilayah Pasuruan Barat surut, bencana serupa kembali terjadi di wilayah timur. Sejumlah desa di dua Kecamatan Winongan dan Kecamatan Grati, kebanjiran.

Banjir melanda kawasan ini sejak Minggu (22/2/2026) sore. Banjir akibat debit sungai yang naik karena hujan lebat dan meluap. Banjir mencapai titik parah pada Senin dini hari.

BPBD Kabupaten Pasuruan melansir di Kecamatan Winongan terjadi di Desa Winongan Kidul, Desa Winongan Lor, dan Desa Bandaran. Desa-desa ini merupakan desa langganan banjir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di Kecamatan Grati, banjir melanda Desa Kedawungkulon dan Desa Kedawungwetan. Dua desa ini juga merupakan desa langganan banjir saat air Sungai Rejoso meluap.

ADVERTISEMENT

"Saat ini sebagian besar sudah surut. Hanya beberapa dusun di dua dengan yang masih tinggi airnya," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, Senin (23/2/2026).

Sugeng menjelaskan banjir pada saat ini masih terdapat di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, yakni di Dusun Karangtanjung setinggi 60 hingga 80 dan di Karang makam setinggi 10 hingga 20 cm. Kemudian di Dusun Kebrukan, Desa Kedawungkulon, Kecamatan Grati mencapai 70 hingga 90 cm.

Banjir merupakan peristiwa langganan yang terjadi terus-menerus di Pasuruan bertahun-tahun. Sepanjang musim hujan banjir terjadi bergantian di wilayah barat dan timur, namun tidak jarang terjadi bersamaan.

Penyebab utama banjir karena air sungai yang meluap karena debit meningkat cepat saat hujan lebat maupun air kiriman dari hulu.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads