Prabowo Kirim 200 Becak Listrik ke Kota Kediri, Mbak Wali Apresiasi

Prabowo Kirim 200 Becak Listrik ke Kota Kediri, Mbak Wali Apresiasi

Andhika Dwi - detikJatim
Rabu, 25 Feb 2026 21:30 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati naik becak listrik bantuan Presiden Prabowo
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati naik becak listrik bantuan Presiden Prabowo (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Kediri -

Sebanyak 200 unit becak listrik dibagikan kepada para tukang becak di Kota Kediri. Bantuan ini merupakan pemberian Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) oleh pribadi Presiden Prabowo Subianto, untuk meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan penghasilan para pengemudi becak tradisional.

Becak listrik tersebut merupakan amanah langsung dari Prabowo Subianto. Seluruh unit yang disalurkan berasal dari dana pribadi Presiden, bukan dari APBN atau uang negara. Nilai satu unit becak listrik sekitar Rp 22 juta, sehingga total bantuan mencapai kurang lebih Rp 4,4 miliar.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi atas kepedulian Presiden kepada masyarakat Kota Kediri, khususnya para tukang becak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan becak listrik ini, para tukang becak tidak perlu lagi mengayuh. Kerja menjadi lebih ringan, lebih produktif, dan tetap sehat dalam mencari nafkah. Ini juga bagian dari upaya mendorong transportasi ramah lingkungan," katapermepuan yang karib dipanggil Mbak Wali itu, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

Direktur Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen (Purn) Firman Dahlan, mengatakan program ini dilatarbelakangi keprihatinan Presiden terhadap kondisi tukang becak yang mayoritas sudah lanjut usia. Bahkan, sebagian masih mengayuh becak konvensional di usia 70 hingga 80 tahun di tengah terik panas dan hujan.

"Becak listrik ini diharapkan bisa meringankan beban fisik, meningkatkan produktivitas, serta membuat para tukang becak tetap mampu bersaing dengan moda transportasi modern," ujar Firman.

Salah satu penerima bantuan, Puji, tukang becak asal Gambiran, mengaku bersyukur mendapat becak listrik. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu pekerjaannya sehari-hari.

"Senang sekali. Biasanya narik jauh dan capek, penumpang juga tidak tentu. Kalau sekarang lebih ringan. Soal tarif saya tidak pernah mematok, kadang penumpang ngasih Rp 20 ribu, kadang Rp 25 ribu," ujarnya.

Pemkot Kediri juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti titik pengisian daya listrik umum (SPLU), jalur operasional yang aman, serta penguatan ekosistem wisata. Dukungan penyediaan fasilitas pengisian daya juga diharapkan dari PLN UP3 Kediri agar operasional becak listrik berjalan optimal.

Dalam pesannya, Presiden mengingatkan agar becak listrik tidak dijual, digadaikan, disewakan, maupun dipindahtangankan. Para penerima diminta merawat kendaraan tersebut agar bisa digunakan dalam jangka panjang.

Penyerahan bantuan ini dikemas dalam kegiatan "Becak Listrik On The Road" yang diisi touring, santunan sosial, cek kesehatan gratis, kultum, serta buka puasa bersama. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian satu tahun kepemimpinan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Gus Qowim.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads