Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
ED (33) perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) suaminya di Trenggalek. Setelah dipukuli suaminya korban diduga mengakhiri hidupnya.
Kasihumas Polres Trenggalek AKP Katik mengatakan korban diduga mengalami depresi kemudian diduga menenggak racun. Kasus itu kini masih diselidiki oleh pihaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Informasinya demikian, ini masih kami kroscek di rumah sakit. Yang jelas kasus ini masih dalam penyelidikan," kata Katik, Minggu (1/3/2026).
Terpisah, Humas RSUD dr Soedomo, Trenggalek, Sujiono saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya pasien berinisial ED. Korban sempat dibawa ke IGD karena keracunan.
"Korban dibawa ke rumah sakit pukul 5.00 WIB dengan gejala awal intoksikasi pestisida. Dalam proses penanganan pasien juga mengalami gagal ginjal," kata Sujiono.
Pasien akhirnya meninggal dunia pukul 15.00 WIB saat menjalani proses perawatan di rumah sakit. Saat ini jenazah korban masih berada kamar mayat RSUD dr Soedomo, Trenggalek.
"Tadi dari komunikasi dengan keluarga, pihak keluarga Palembang menghendaki agar jenazah dibawa ke Palembang. Namun belum ada keputusan karena masih terkendala biaya," ujarnya.
Sebelumnya, sebuah video penganiayaan berdurasi 44 detik berbedar di media sosial. Dalam video tampak pria berkaus Samapta Bhayangkara memukul dengan tangan kosong hingga kayu seorang perempuan.
Video yang direkam dari balik jendela tersebut memperlihatkan sepasang laki-laki dan perempuan yang mengendarai sepeda motor terlibat cekcok di jalan raya Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Trenggalek.
Saat sang perempuan hendak naik motor, pihak laki-laki menghamtam kepala korban dengan siku tangan. Aksi itu dibalas perempuan dengan melemparkan sandal ke tubuh laki-laki.
Cekcok semakin menjadi, pelaku mengejar korban beberapa kali melakukan pemukulan. Dalam rekaman terakhir pelaku membawa potongan balok kayu dan sempat dipukulkan ke kepala korban.
(dpe/abq)
