Tiket Kapal Mudik Lebaran 2026 Mulai Diburu, PELNI Jual 169 Ribu Kursi

Tiket Kapal Mudik Lebaran 2026 Mulai Diburu, PELNI Jual 169 Ribu Kursi

Anastasia Trifena - detikJatim
Jumat, 06 Mar 2026 21:45 WIB
Sejumlah penumpang hendak mudik menggunakan kapal laut
Kapal Pelni (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Pemesanan tiket kapal laut untuk mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah operator pelayaran mencatat antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak program diskon tiket diberlakukan, meski pergerakan arus pemudik diperkirakan baru akan ramai mendekati hari raya.

Manager Komunikasi Korporasi PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Nadya Nathasya mengatakan, pemesanan tiket kapal PELNI mulai meningkat sejak Rabu (11/2/2026), bertepatan dengan diberlakukannya diskon tiket sebesar 30 persen.

"Antusiasme masyarakat cukup tinggi, terlihat dari lonjakan pemesanan sejak hari pertama diskon dimulai yang mencapai 13.267 tiket," ujar Nadya saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (6/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga pagi ini, PELNI telah menjual sebanyak 169.482 tiket untuk periode arus mudik 6-22 Maret 2026. Meski demikian, data tersebut belum dapat dibandingkan langsung dengan periode yang sama pada tahun lalu karena masa Angkutan Lebaran baru dimulai hari ini.

Untuk menghadapi musim mudik Lebaran tahun ini, PELNI telah menyiapkan total 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis. Armada tersebut akan melayani masyarakat selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 6 Maret hingga 6 April 2026.

ADVERTISEMENT

Penyediaan armada tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang memilih transportasi laut sebagai moda perjalanan mudik. Antusiasme pemudik yang menggunakan kapal laut juga dirasakan oleh PT Dharma Lautan Utama (DLU).

Direktur Operasi dan Usaha DLU, Rakhmatika Ardianto mengatakan, sebagian besar calon penumpang telah membeli tiket lebih awal saat perusahaan memberikan promo khusus menjelang musim mudik. Promo tersebut diberikan pada periode H-30 hingga H-20 Lebaran dengan potongan tarif sebesar 10 persen.

Meski demikian, Rakhmatika menyebut pergerakan arus mudik melalui kapal DLU saat ini masih belum terlihat signifikan.

"Untuk kondisi saat ini arus mudik masih belum kelihatan, masih landai saja, kemungkinan ramainya sekitar H-7 (Lebaran)," ujar Rakhmatika.

Jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu, jumlah muatan sementara masih relatif sama. Namun, beberapa rute penyeberangan tercatat menjadi favorit penumpang. Rakhmatika menyebut rute yang paling banyak diminati saat ini adalah Merak-Bakauheni serta Ketapang-Gilimanuk.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa mudik Lebaran 2026, DLU juga telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Persiapan tersebut tidak hanya dari sisi kesiapan armada kapal yang akan beroperasi, tetapi juga memastikan kesiapan sumber daya manusia agar pelayanan kepada penumpang tetap optimal.

Baik PT Pelni maupun PT Dharma Lautan Utama mengimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan kapal laut untuk membeli tiket melalui saluran resmi. Langkah ini penting untuk menghindari potensi penipuan yang sering terjadi pada musim mudik, sekaligus memastikan penumpang mendapatkan tiket yang sah dan terdata secara resmi.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi laut, operator pelayaran berharap pelayanan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads