Posko Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Juanda Resmi Dibuka

Posko Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Juanda Resmi Dibuka

Suparno - detikJatim
Jumat, 13 Mar 2026 15:37 WIB
Bandara Juanda Buka Posko Angkutan Lebaran 2026
Bandara Juanda Buka Posko Angkutan Lebaran 2026 (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Bandar Udara Internasional Juanda resmi mengoperasikan Posko Angkutan Udara Lebaran 2026. Posko tersebut dibuka di lobby Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2) mulai Jumat (13/3/2026).

General Manager Bandara Juanda Muhammad Tohir mengatakan, posko akan beroperasi selama 18 hari, mulai 13 Maret 2026 atau H-8 hingga 30 Maret 2026 atau H+8 Lebaran.

"Mulai hari ini posko baik di T1 maupun T2 sudah resmi kami buka dan operasionalkan beserta dengan petugasnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya posko ini merupakan agenda wajib saat menghadapi libur panjang Lebaran," kata Tohir, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, posko tersebut berfungsi untuk memantau arus mudik dan arus balik sekaligus menjadi pusat informasi dan pelayanan bagi penumpang selama periode angkutan Lebaran.

"Posko ini diharapkan dapat mengendalikan dan menciptakan penyelenggaraan angkutan udara yang selamat, aman, nyaman, tertib, lancar dan teratur serta tetap memenuhi prosedur keselamatan penerbangan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dalam operasional posko, Bandara Juanda bekerja sama dengan sejumlah instansi seperti Satgaspam TNI AL, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya, serta berbagai stakeholder penerbangan. Di antaranya Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Perum LPPNPI, maskapai penerbangan, ground handling, Basarnas, BMKG hingga CIQ.

Tohir menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 50.888 penumpang. Sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 51.461 penumpang.

"Untuk prediksi puncak arus mudik penumpang diperkirakan pada H-3 sebanyak 50.888 penumpang. Sementara puncak arus balik diperkirakan pada H+7 sebanyak 51.461 penumpang," ujarnya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan jumlah penumpang selama periode Lebaran tahun ini diprediksi meningkat sekitar 0,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Menurutnya, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh libur panjang Lebaran yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi serta adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah.

"Libur Lebaran kali ini cukup panjang, didahului libur Nyepi dan adanya program WFA dari pemerintah sehingga kemungkinan banyak masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk mudik maupun berlibur," tambahnya.

Selain itu, hingga 9 Maret 2026 tercatat sudah ada pengajuan tambahan penerbangan atau extra flight sebanyak 136 penerbangan.

Maskapai yang mengajukan extra flight antara lain Lion Air sebanyak 24 penerbangan, Super Air Jet 10 penerbangan, Indonesia AirAsia 26 penerbangan, dan Citilink sebanyak 76 penerbangan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Bandara Juanda juga menyiapkan sejumlah langkah seperti penataan area drop off kendaraan dan optimalisasi fasilitas check-in serta ruang tunggu penumpang

Tohir juga mengimbau calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara, terutama saat puncak arus mudik.

"Kami mengimbau para pengguna jasa yang akan berangkat melalui Bandara Juanda agar memperhatikan jam keberangkatan dan datang lebih awal demi kenyamanan saat proses keberangkatan," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads