Semringah Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa di Ponorogo Berburu Baju Lebaran

Semringah Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa di Ponorogo Berburu Baju Lebaran

Charolin Pebrianti - detikJatim
Sabtu, 14 Mar 2026 19:15 WIB
Anak yatim dan Dhuafa Ponorogo membeli baju lebaran
Anak yatim dan Dhuafa Ponorogo membeli baju lebaran (Foto: Charolin Pebrianti/ detikjatim)
Ponorogo -

Suasana berbeda terlihat di kawasan Pasar Legi Ponorogo pada Sabtu (14/3/2026). Di tengah hiruk-pikuk aktivitas jual beli menjelang Lebaran, puluhan anak yatim, piatu, dan dhuafa tampak antusias menyusuri deretan toko pakaian untuk memilih baju baru.

Sebanyak 62 anak dari berbagai kecamatan di Ponorogo diajak berbelanja pakaian Lebaran secara gratis oleh sejumlah relawan dan donatur. Mereka terlihat ceria saat memilih baju yang disukai, mulai dari busana muslim hingga pakaian kasual.

Dengan wajah penuh semangat, anak-anak tersebut berpindah dari satu toko ke toko lainnya di Pasar Legi. Beberapa di antaranya berdiskusi dengan relawan yang mendampingi untuk memastikan ukuran, warna, dan model pakaian yang paling sesuai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi sebagian anak, pengalaman memilih sendiri baju Lebaran di pasar menjadi momen yang jarang mereka rasakan.

Salah satu peserta, Humaira Azizah, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan sebelumnya belum memiliki baju baru untuk dipakai saat Idulfitri.

ADVERTISEMENT

"Hari ini lagi memilih baju Lebaran, dibelikan Pak Manto. Dapat dua baju," kata Azizah sambil tersenyum, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan berbagi ini digagas oleh Fendi Sukatmanto bersama sejumlah donatur. Menurutnya, program belanja baju Lebaran untuk anak-anak kurang mampu tersebut telah rutin dilaksanakan selama empat tahun terakhir.

Fendi menjelaskan, anak-anak yang diajak berbelanja dipilih dari beberapa wilayah di Ponorogo, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian lebih menjelang hari raya.

Setiap anak diberi kesempatan memilih dua pasang pakaian dengan nilai maksimal Rp300 ribu. Pakaian tersebut terdiri dari satu set busana muslim dan satu pakaian bebas yang dapat dipakai saat merayakan Lebaran bersama keluarga.

"Istilahnya hari ini kami ingin menjadi orang tua mereka sehari. Walaupun hanya sehari, kami ingin mereka merasakan kegembiraan menyambut Lebaran dengan baju baru," ujar Fendi.

Ia berharap kegiatan sederhana tersebut dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, sekaligus membuat mereka merasakan suasana Lebaran seperti anak-anak lainnya.

"Harapan kami mereka bisa bergembira bersama teman-temannya dan merasakan kebahagiaan menyambut Lebaran seperti anak-anak yang memiliki orang tua lengkap," pungkasnya.




(ihc/ihc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads