Elpiji 3 Kg Langka di Banyuwangi, Harganya Bisa Tembus Rp 45 Ribu

Elpiji 3 Kg Langka di Banyuwangi, Harganya Bisa Tembus Rp 45 Ribu

Eka Rimawati - detikJatim
Minggu, 22 Mar 2026 12:40 WIB
Gas LPG 3 Kg langka di Banyuwangi.
Gas elpiji 3 kg yang sulit ditemukan di Banyuwangi. (Foto: Eka Rimawati/detikJatim)
Banyuwangi -

Memasuki hari raya kedua, masyarakat di sejumlah wilayah di Banyuwangi masih disibukkan dengan aktivitas berburu LPG subsidi 3 Kilogram yang mendadak sulit didapat. Bahkan, di beberapa pengecer harga LPG melon tersebut tembus Rp 45.000.

Wati (36), warga Dusung Canggan, Desa Genteng Wetan, mengaku terpaksa membeli LPG ukuran 3 Kg dengan harga Rp 42.000 di salah satu pengecer yang tidak jauh dari rumahnya.

Ia terpaksa membeli gas dengan harga tersebut lantaran sudah kesulitan mendapatkan LPG. Wati sudah mencoba mendatangi dua pangkalan sebagai distributor resmi, tapi tidak mendapatkan barang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya baru saja membeli hari Jumat lalu, pas H-1 Idul Fitri, itu tinggal satu-satunya pengecer yang jual harga Rp 42.000, saya beli saja daripada nggak bisa masak," jelas Wati, Minggu (22/3/2026).

ADVERTISEMENT

Hal senada juga dialami Atha Shinta (32), warga Genteng. Ia mengaku sudah membawa tabung LPG ukuran 3 Kg yang kosong untuk ditukar di pangkalan resmi, namun ia tidak jadi beli karena harganya Rp 45.000.

"Saya ke pangkalan langsung, katanya barang ada, tapi kalau mau harga Rp 45.000. Ya nggak mau lah saya, di Sidoarjo aja harga cuma Rp 20.000," terang Atha yang tengah mudik ke rumah mertuanya di Genteng.

Untuk mendapatkan fakta di lapangan, detikJatim mencoba menelusuri sejumlah agen penyalur LPG 3 kilogram di lima lokasi. Di tiga lokasi sekitar Genteng Wetan, detikJatim menemukan tulisan 'LPG Kosong'.

Hal ini membuktikan bahwa keberadaan LPG 3 Kg memang tidak tersedia di tingkat distributor. Selanjutnya, detikJatim mendatangi dua agen LPG di Desa Setail, hal serupa dijumpai, di dua agen tersebut stok LPG 3 Kg juga kosong.

Untuk membuktikan harga LPG dijual dengan harga jauh di atas HET, detikJatim mendatangi empat pengecer di Desa Pandan, Tegalsari, dan Genteng. Di tiga desa tersebut hanya ada dua pengecer yang memiliki LPG subsidi. Di Desa Genteng Wetan, hanya ada satu tabung gas melon yang dijual dengan harga Rp 45.000.

"Gelem? Iki enek iki Rp 45.000. Kari siji (Mau? Ini ada Rp 45.000. Tinggal satu)," terang pemilik toko berinisial MO.

Sementara di salah satu toko retail 24 jam yang berada di wilayah Tegalsari, detikJatim menjumpai satu tabung gas LPG ukuran 3 Kg dijual dengan harga Rp 35.000.

"Maaf, ini stok terbatas. Barang baru datang dua hari lagi katanya, itu juga belum pasti. Tapi ini harganya Rp 35.000," ungkap penjaga toko.

Kondisi di lapangan yang ditemukan detikJatim bertolak belakang dengan data Pertamina Patra Niaga yang mengaku telah menambah pasokan hingga 172 ribu tabung untuk pemenuhan kebutuhan selama Idul Fitri 1447 Hijriah di Banyuwangi.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads