Perbaikan Jembatan Kesambi, Contra Flow Berlaku di Babat-Lamongan

Perbaikan Jembatan Kesambi, Contra Flow Berlaku di Babat-Lamongan

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 08 Apr 2026 16:30 WIB
Rekayasa lalu lintas di jalur Babat-Lamongan
Rekayasa lalu lintas di jalur Babat-Lamongan/Foto: Istimewa
Lamongan -

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contra flow di ruas Jalan Raya Babat-Lamongan KM 60. Kebijakan ini dilakukan seiring proyek penggantian struktur Jembatan Kesambi Pucuk serta rekonstruksi jalan pendekat di lokasi tersebut.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid mengatakan, penerapan contra flow mulai diberlakukan pada 10 April 2026 dan diperkirakan berlangsung hingga November 2026, menyesuaikan masa pengerjaan proyek.

Jembatan yang akan diperbaiki itu sendiri berada di ruas jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di ruas jalan yang ada di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penerapan contra flow ini untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama proses penggantian jembatan dan perbaikan jalan berlangsung," kata Ipda M Hamzaid kepada detikJatim, Kamis (8/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, proyek tersebut mencakup penggantian struktur jembatan sepanjang 22,6 meter. Karena itu, diperlukan pengaturan arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan di salah satu jalur utama penghubung Lamongan dengan wilayah sekitar. Selain itu, juga akan dilakukan rekonstruksi jalan pendekat yang ada di sekitar jembatan tersebut.

Selama rekayasa lalu lintas berlangsung, ungkap Hamzaid, arus kendaraan akan diatur menggunakan sistem contra flow di titik pekerjaan. Petugas gabungan juga akan disiagakan di lapangan untuk mengatur lalu lintas dan memastikan keamanan pengguna jalan.

Hamzaid mengimbau masyarakat yang melintas di jalur Babat-Lamongan agar lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Pengendara juga diminta untuk mengurangi kecepatan saat melintasi area proyek.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan," tegasnya.

Selain itu, masyarakat disarankan mengatur waktu perjalanan atau memilih jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan selama proyek berlangsung. Pihak kepolisian pun meminta pengertian masyarakat atas kebijakan tersebut. Diharapkan, proyek penggantian jembatan bisa berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan secara signifikan.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berterima kasih atas kerja sama masyarakat," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads