Si jago merah melalap empat rumah di gang sempit kawasan Kupang Segunting Gang 4 (Gang Kelinci dan Gang Polandia). Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Asam hitam pekat sempat menjulang tinggi dari kawasan tersebut.
Pantauan detikJatim di lokasi, sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) terlihat keluar masuk area untuk menjinakkan si jago merah yang cepat membesar. Diketahui, terdapat 15 unit pemadam kebakaran dan empat unit mobil dari DLH untuk membantu supply air.
Akses masuk ke lokasi pembakaran juga sempat terkendala karena aksesnya yang berada di gang yang sempit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran di Surabaya Foto: Raihan Akbar Mahendra/detikJatim |
"Pokoknya ada taruna dari Command Center kita langsung ke lokasi, akses jalan sulit, jalannya 1 meter, kita harus gelar selangnya 100 meter, jadi ya lumayan," jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Laksita Rini Sevriani, Selasa (21/4/2026).
Saat api membesar, sejumlah warga panik karena akses rumahnya yang berdekatan sehingga potensi api menjalar lebih besar.
"Rumahnya sangat dempet-dempet, rumah petak-petak di mana lantai duanya kebanyakan kayu, jadi cepat merembet," terangnya.
Rini menyebut, untuk penyebab kebakaran, masih belum diketahui secara pasti. Hal ini karena saat sampai di lokasi, api sudah membesar
Menurut data sementara, ada seorang korban anak kecil yang mengalami luka bakar dan telah dievakuasi oleh pihak medis. Lalu, ada korban yang merupakan pekerja di Bangkesbangpol.
"Untuk yang terbakar rumah ada beberapa rumah yang kecil-kecil, rumah petak-petak ada 4 KK yang terkena imbasnya," tambahnya.
Saat ini, kebakaran telah berhasil dipadamkan. Rini mengatakan api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 1 jam. Beruntungnya hujan turun, sehingga membantu proses pemadaman kebakaran.
"Kepada seluruh warga Kota Surabaya apalagi untuk rumah yang jalannya sempit, hati-hati terutama kelistrikannya, kalau keluar jangan lupa dimatikan, kompor, LPG, kelistrikannya jangan lupa," pungkasnya.
(auh/hil)

