Satpol PP Surabaya akhirnya buka suara soal razia di Pasar Karang Menjangan (Karmen) yang turut menyita barang dagangan lontong sayur dan kikil milik pedagang. Pengakuan pedagang itu sempat viral di media sosial.
Kepala Satpol PP Surabaya Achmad Zaini membantah anggotanya menyita dagangan makanan pedagang Pasar Karmen. Ia memastikan tidak ada lontong sayur dan kikil yang dibawa.
"Nggak ada lontong sayur sama kikil. Sebagian kecilnya yang terkumpul, bukan semuanya dibawa, nggak ada itu," kata Zaini saat dihubungi detikJatim, Minggu (26/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zaini menegaskan, anggotanya hanya mengamankan barang yang ditinggal oleh pedagang. Tidak ada makanan yang dijual pedagang ikut diangkut.
"Yang dibawa kursi kecil dan keranjang. Sama sekali nggak ada lontong sayur sama kikil. Kursi yang ditinggal mereka," tegasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan pedagang di Pasar Karang Menjangan (Karmen), Surabaya mengeluhkan Satpol PP saat razia beredar viral di media sosial. Pasalnya, penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP dianggap keterlaluan karena turut menyita dagangan makanan.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (24/4) pagi. Dalam video yang beredar, tampak mantan anggota DPRD Surabaya, Anugrah Ariyadi, mendampingi para pedagang yang mengeluh atas tindakan represif oknum petugas di lapangan.
"Samean diobrak Satpol PP kota? Nggih? Opo barange seng dijupuk? (Kamu ditertibkan Satpol PP kota? Iya? Apa barangnya yang diambil?)," tanya Anugrah kepada salah satu pedagang perempuan bermasker, seperti dikutip detikJatim, Sabtu (25/4/2026).
Pedagang tersebut mengaku keranjang dan tatakan (lapak) dagangannya diangkut petugas. Namun, jawaban lebih mengejutkan datang dari pedagang lain. Saat ditanya hal yang sama, mereka mengaku makanan yang hendak dijual pun turut ludes disita.
"Sayur, lontong, kaleh kikil (Sayur, lontong, sama kikil)," ujar salah satu pedagang berkerudung tersebut dengan nada lemas.
Mirisnya, para pedagang mengaku tidak dibekali surat penyitaan resmi. Petugas disebut langsung mengangkut barang dan dagangan mereka begitu saja dari lokasi.
(ihc/abq)
