3 KA dari Surabaya Pasar Turi Masih Dibatalkan Dampak Laka Maut Bekasi

3 KA dari Surabaya Pasar Turi Masih Dibatalkan Dampak Laka Maut Bekasi

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 29 Apr 2026 11:30 WIB
Sejumlah pemudik menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/4/2024). Pada H-3 Lebaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 25.000 pemudik moda kereta api berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah kerjanya dan terhitung sejak 31 Maret - 7 April 2024 tercatat 157.036 penumpang berangkat dan 144.176 tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/tom.
Ilustrasi kereta/Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Surabaya -

Sejumlah KA di Stasiun Surabaya Pasarturi masih dibatalkan imbas kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi, Senin (27/4) malam. Para calon penumpang dapat melakukan refund 100% di stasiun wilayah KAI Daop 8 Surabaya.

"KAI Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat pembatalan tiga perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat pada Rabu, 29 April 2026 dari Stasiun Surabaya Pasarturi," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono, Rabu (29/4/2026).

Pembatalan ini merupakan bagian dari penyesuaian operasional yang dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan layanan sebagai prioritas utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun perjalanan kereta api yang dibatalkan di wilayah Daop 8 Surabaya, yaitu KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi-Semarang Tawang, KA 66F Arjuno Ekspres relasi Malang-Surabaya Gubeng dan KA 65F Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng-Malang.

ADVERTISEMENT

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan 3 KA di wilayah Daop 8 Surabaya pada 29 April 2026. Penyesuaian operasional ini dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama. KAI memastikan seluruh hak pelanggan tetap terpenuhi melalui kebijakan pengembalian bea secara penuh," jelasnya.

KAI mencatat, pada Selasa (28/4) terdapat 588 pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan KA di Wilayah Daop 8 Surabaya. Hingga saat ini, sebanyak 190 tiket telah dilakukan proses pembatalan dan pengembalian bea oleh pelanggan.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen pelayanan, KAI memberlakukan kebijakan pengembalian bea (refund) sebesar 100% di luar bea pesan bagi pelanggan terdampak, dengan ketentuan:

1. Berlaku untuk pelanggan dengan jadwal keberangkatan pada periode terdampak.
2. Diperuntukkan bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat penyesuaian operasional.
3. Pengembalian dana dapat dilakukan secara tunai di loket stasiun online atau melalui transfer bank jika diajukan melalui Contact Center 121 (021-121).
4. Batas waktu pengajuan pembatalan tiket maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Selain pengembalian bea, pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan yang belum melakukan pembatalan untuk segera mengajukan refund atau penjadwalan ulang melalui kanal resmi yang tersedia. KAI juga memastikan kesiapan petugas di stasiun untuk memberikan layanan informasi serta membantu proses pengembalian tiket maupun penjadwalan ulang bagi pelanggan yang terdampak.




(hil/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads