Apa Motif Pemuda Lompat dari Lantai 20 Hotel di Basra Surabaya?

Apa Motif Pemuda Lompat dari Lantai 20 Hotel di Basra Surabaya?

Aprilia Devi - detikJatim
Minggu, 03 Mei 2026 15:00 WIB
Pemuda diduga bunuh diri di Surabaya
Pemuda diduga bunuh diri di Surabaya/Foto: Istimewa
Surabaya -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Polisi masih mendalami motif di balik pemuda berinisial RO (21) asal Madiun yang diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai 20 hotel di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (2/5) malam.

"Belum (diketahui motifnya). Masih kami gali informasinya," ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (3/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi juga tak menemukan surat wasiat yang ditinggalkan korban.

ADVERTISEMENT

"Sesuai kronologis, (korban) tamu cafe. Tidak ditemukan wasiat," ungkap Vian.

Vian menyebut dari hasil olah TKP, korban diduga meninggal karena bunuh diri dengan melompat dari lantai 20 hotel.

"Setelah dilakukan olah TKP bahwa benar korban meninggal dunia diduga karena bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 20. Untuk mengetahui penyebab kematian harus dilakukan visum luar dan visum dalam (autopsi)," ujar Vian.

Sebelum kejadian, korban diketahui sempat berada di kafe yang terletak di lantai 20 hotel tersebut. Ia datang sekitar pukul 21.43 WIB dan memesan makanan beberapa menit kemudian.

"Pada hari Sabtu, 02 Mei 2026 pukul 22.00 WIB saksi (waitress) menerangkan bahwa pukul 21.43 WIB korban datang ke lantai 20 (tempat cafe) dan pukul 21.48 WIB korban pesan makanan fruit garden salad," beber Vian.

Setelah memesan, korban duduk di area teras kafe. Makanan yang dipesan kemudian diantar, dan korban sempat terlihat makan.

"Lalu saksi melihat korban duduk di teras cafe lantai 20, kemudian 5 menit saksi mengantarkan makanan di teras cafe, lalu saksi juga melihat korban sedang makan," tutur Vian.

Tak lama berselang, petugas keamanan mendengar suara benda jatuh dari arah atas. Saat dicek, korban sudah ditemukan tergeletak di area parkir lobi hotel.

"Selanjutnya saksi 2 (satpam hotel) sewaktu di pos satpam pintu keluar mendengar bahwa ada suara barang terjatuh. Lalu saksi mencari dan melihat ada korban sudah tergeletak di parkir lobi hotel," lanjut Vian.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak manajemen hotel, Call Center 112, dan Polsek Genteng. Laporan itu diteruskan ke Inafis Polrestabes Surabaya untuk dilakukan olah TKP lebih lanjut. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk menjalani visum.

"(Laporan) diteruskan ke Inafis Polrestabes Surabaya guna dilakukan olah TKP," tukas Vian.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads