Pemuda Tewas Lompat dari Lantai 20 Hotel Surabaya Diduga Depresi

Pemuda Tewas Lompat dari Lantai 20 Hotel Surabaya Diduga Depresi

Aprilia Devi - detikJatim
Minggu, 03 Mei 2026 19:15 WIB
Pemuda diduga bunuh diri di Surabaya
Pemuda diduga bunuh diri di Surabaya (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Polisi mengungkap dugaan di balik pemuda berinisial RO (21) asal Madiun yang melompat dari lantai 20 hotel di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Korban diduga mengalami depresi.

Hal itu diperkuat dari keterangan pihak keluarga yang menyebut korban sempat menjalani perawatan sebelum kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahwa sesuai dengan keterangan keluarga korban pada Oktober 2025, korban sempat masuk RS Jiwa Bangli, Bali dan mendapatkan perawatan selama 1 bulan," ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (3/5/2026).

Kemudian pada bulan November 2025, lanjut Vian, korban dibawa ke pondok pesantren wilayah Ponorogo.

ADVERTISEMENT

"Tetapi pada bulan ketiga (dipondokkan), korban kabur dan tidak diketahui keberadaannya. Keluarga mendapatkan informasi bahwa korban bekerja di Surabaya, tetapi pihak keluarga tidak mengetahui jelas di mana lokasi bekerja dan dimana lokasi tempat tinggal, karena pihak keluarga sudah tidak pernah berkomunikasi dengan korban," bebernya.

Selain itu, keluarga juga menyebut kondisi psikologis korban diduga menjadi pemicu aksi tersebut.

"Bahwa sesuai keterangan pihak keluarga, penyebab bunuh diri, diduga korban mengalami gangguan kejiwaan atau depresi," imbuhnya.

Sementara itu, proses penanganan jenazah korban telah dilakukan oleh petugas. Korban sudah menjalani visum dan saat ini tengah dibawa ke rumah duka.

"Bahwa saat ini korban telah dilakukan visum dan dalam proses di bawa ke rumah duka," pungkas Vian.

Sebelumnya, RO ditemukan tewas usai diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai 20 hotel pada Sabtu (2/5) malam.

Sebelum kejadian, korban diketahui sempat berada di kafe yang terletak di lantai 20 hotel tersebut. Ia datang sekitar pukul 21.43 WIB dan memesan makanan beberapa menit kemudian.

"Pada hari Sabtu, 02 Mei 2026 pukul 22.00 WIB saksi (waitress) menerangkan bahwa pukul 21.43 WIB korban datang ke lantai 20 (tempat cafe) dan pukul 21.48 WIB korban pesan makanan fruit garden salad," beber Vian.

Setelah memesan, korban duduk di area teras kafe. Makanan yang dipesan kemudian diantar, dan korban sempat terlihat makan.

"Lalu saksi melihat korban duduk di teras cafe lantai 20, kemudian 5 menit saksi mengantarkan makanan di teras cafe, lalu saksi juga melihat korban sedang makan," tutur Vian.

Tak lama berselang, petugas keamanan mendengar suara benda jatuh dari arah atas. Saat dicek, korban sudah ditemukan tergeletak di area parkir lobi hotel.

"Selanjutnya saksi 2 (satpam hotel) sewaktu di pos satpam pintu keluar mendengar bahwa ada suara barang terjatuh. Lalu saksi mencari dan melihat ada korban sudah tergeletak di parkir lobi hotel," lanjut Vian.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads